Selasa, 21 April 2026

Berita Kediri

Heboh Penemuan Benda Diduga Candi Era Kerajaan Kadhiri, Warga Sebut Batu Mbah Pethul

Warga Desa Nambaan Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri dihebohkan dengan penemuan benda diduga objek cagar budaya purbakala.

Penulis: Farid Mukarrom | Editor: Parmin
surya.co.id/farid mukarrom
Benda diduga peninggalan kerajaan Kadhiri ditemukan warga Desa Nambaan Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri, Jumat (5/11/2021). 

SURYA.co.id | KEDIRI - Warga Desa Nambaan Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri dihebohkan dengan penemuan benda diduga objek cagar budaya purbakala.

Benda tersebut ditemukan di aliran sungai Dusun Kranggan Desa Nambaan Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri Jawa Timur.

Penemuan Kala Candi yang baru ini tidak jauh dari penemuan kala lainnya yang sudah ter-register oleh BPCB Jatim dengan nomor 10/KDR/1996.

Awal mula penemuan ini diketahui saat warga sekitar melakukan pembersihan di aliran sungai.

Kemudian ditemukan benda Kala Candi dengan ukuran panjang dan 170 x 100 cm.

Mbah Rusmin (52) salah seorang warga sekitar menyampaikan jika batu ini ditemukan saat salah seorang warga membersihkan kali dengan alat berat.

"Di sana ada dua Kala, yang warna hitam (lebih kecil) itu sudah ada dan ditemukan dulu oleh warga.

Kemudian yang lebih besar, itu baru ditemukan ketika kali dibersihkan dengan ekskavator," ungkapnya kepada TRIBUNMATARAMAN.COM (grup surya.co.id).

Sementara itu Rusmin mengatakan jika kalah itu oleh warga disebut sebagai batu Mbah Pentul.

"Itu sudah lama sejak dulu, orang-orang menyebutnya dengan Mbah Pentul," imbuhnya.

Rusmin menyampaikan untuk penemuan Kala yang baru itu sejauh ini belum didatangi secara langsung oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Kediri.

Sementara itu Novi Bahrul Munib Pemerhati Sejarah atau Ketua Komunitas Pelestari Sejarah dan Budaya Kadiri (PASSAK) meyakini jika temuan kali ini adalah objek cagar budaya baru.

"Yang teregistrasi BPCB itu temuan Kala yang warna hitam (kecil). Orang dulu menyebutkan Pentul artinya Kala. Mungkin dulu ada dua Kala, tetapi baru ketahuan sekarang karena terpendam," jelasnya.

Novi juga menyampaikan untuk gaya arca dari Kala itu diketahui mempunyai corak di era Kerajaan Kadhiri atau Peralihan Jawa Tengahan ke Jawa Timuran.

"Di Dusun Kranggan juga ditemukan benda purbakala angka tahun masa kerajaan Kadhiri. Jadi konteksnya nyambung dengan kerajaan Kediri," imbuh Ketua PASSAK.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved