Breaking News:

Berita Lamongan

CCTV Perlihatkan Penganiayaan Brutal di Kawasan Alun-Alun Lamongan, Polisi Baru Ringkus Satu Pelaku

Pengeroyokan itu memang kelewatan karena salah satu korbannya perempuan yaitu Arini Maghfirotul yang saat itu bersama rekannya

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Deddy Humana
surya/hanif manshuri
Tersangka penganiyaan AA, diamankan di Polres Lamongan, Minggu (24/10/2021). 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Aksi penganiayaan yang dilakukan dua pemuda terhadap pasangan muda-mudi di kawasan Alun-Alun Lamongan pekan lalu, telah diungkap Sat Reskrim Polres Lamongan. Satu dari dua pelaku penganiayaan brutal itu ditangkap berkat penyelidikan dari rekaman CCTV sedangkan pelaku lainnya masih dalam pengejaran.

Pengeroyokan itu memang kelewatan karena salah satu korbannya perempuan yaitu Arini Maghfirotul yang saat itu bersama rekannya, Muhammad Arief Firman Hidayat. Kedua warga Kalianyar Kelurahan Sukomulyo Kecamatan Lamongan itu dikeroyok di kawasan alun-alun tepatnya di depan Bank Daerah Unit Pasar Kota Lamongan.

Satu pelaku yang ditangkap Tim Jaka Tingkir Polres Lamongan, Minggu (24/10/2021) adalah AA (27), asal Dusun Mojoranu RT 003/RW 005 Desa Dukuh Agung, Kecamatan Tikung. Ia diamankan tanpa perlawanan sementara seorang tersangka lainya diburu dan ditetapkan sebagai DPO.

Menurut Kasat Reskrim Polres Lamongan, AKP Yoan Septi Hendri, insiden di Jalan KH Hasyim Asyari itu dilaporkan ke polres. Dengan hanya berbekal dari hasil analisa rekaman CCTV, Tim Jaka Tingkir harus kerja ekstra untuk menemukan jejak tersangka.

"Dari rekaman CCTV menunjukkan bagaimana tersangka melakukan penganiayaan brutal terhadap dua korban, dan mengerucut ke tersangka AA," kata Yoan.

Rekaman CCTV tersebut yang menjadi petunjuk awal selain keterangan para saksi, termasuk saksi korban. "Kita juga masih memburu seorang tersangka, " kata Yoan.

Menurutnya, segala kemungkinan masih dikembangkan karena ada keterlibatan tersangka lain berinisial AS yang masuk daftar pencarian orang (DPO). Tersangka AA melakukan penganiayaan dengan menendang dada Arief, lalu memukul dan menendang tepat mengenai pinggang korban Arini.

Tersangka dijerat Pasal 170 KUHP karena melakukan melakukan kekerasan terhadap orang di muka umum. Yoan mengimbau tersangka AS yang masih dalam pelarian untuk segera menyerahkan diri. "AA sudah kita tahan. Sementara identitas DPO juga sudah ada di tangan polisi, "pungkasnya. ****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved