Breaking News:

Persebaya Surabaya

Pelatih Kiper Persebaya Yakin Pemainnya Terus Tampil Apik di BRI Liga 1 2021

Pelatih kiper Persebaya, Benyamin Van Breukelen optimis timnya akan terus bangkit menatap BRI Liga 1 2021 Seri 2

Penulis: Khairul Amin | Editor: Fatkhul Alami
Persebaya
Pelatih Kiper Persebaya Yakin Pemainnya Terus Tampil Apik di BRI Liga 1 2021 

Penulis: Khairul Amin | Editor: Fatkhul Alami

SURYA.co.id | SURABAYA- Persebaya Surabaya mengawali Seri 2 Liga 1 2021 dengan hasil positif berhasil taklukkan Persipura Jayapura 1-3, Sabtu (16/10/2021) lalu.

Ini kemenangan ketiga Persebaya dari tujuh laga yang sudah dijalani di Liga 1 2021, empat laga lainnya menelan kekalahan.

Pelatih kiper Persebaya, Benyamin Van Breukelen optimis timnya akan terus bangkit menatap BRI Liga 1 2021 Seri 2.

Pelatih yang akrab disapa Benny tersebut mengaku, dirinya melihat perkembangan pemain selama persiapan laga terakhir saat menang 1-3 atas Persipura Jayapura.

Lini belakang Persebaya memang sedang dalam ujian. Setelah kiper utama mengalami cedera jelang kompetisi digulirkan, kiper keduanya, Ernando Ari mendapat panggilan timnas Indonesia.

Tiga laga terakhir Persebaya memainkan kiper ketiganya, Andhika Ramadhani. Kiper yang tidak memiliki pengalaman di kompetisi senior.

Sebenarnya masih ada satu kiper, David Ariyanto, kiper senior yang baru didatangkan Persebaya.

"Harapan saya Dhika terus membaik, di dalam latihan peningkatan luar biasa, ini menambah kepercayaan diri kami," terang Benny, Selasa (19/10).

Empat laga tersisa di Seri 2 menghadapi Persela Lamongan (21/10), Persija Jakarta (26/10), Persiraja (31/10), Arema FC (6/11).

"Yang jelas sudah kami siapkan (hadapi Persela), baik bola bawah dan lainnya. Mudah-mudahan kiper saya tampil percaya diri," harapnya.

Mengenai upayanya menambah kepercayaan diri pemain, Benny menyebut ada upaya khusus yang dilakukan.

Upaya ini disebut Benny cukup berdampak baik, apalagi pemain yang diturunkannya merupakan pemain muda.

"Saya tidak pernah memojokkan penjaga gawang, yang penting kiper saya tidak melakukan blunder," jelasnya.

"Apalagi untuk penjaga gawang muda, jangan langsung divonis, karena butuh jam terbang," pungkasnya.

Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved