Puasa Ayyamul Bidh Rabiul Awal 1443 H Mulai 20 Oktober 2021, Ini Hukum Baca Niat Puasa Siang Hari
Puasa Ayyamul Bidh Rabiul Awal 1443 H mulai hari ini, simak hukum baca niat puasa ayyamul bidh di pagi hari.
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Adrianus Adhi
SURYA.CO.ID - Puasa Ayyamul Bidh bulan Rabiul Awal 1443 H dimulai hari ini, 20 Oktober 2021.
Umat Islam yang ingin melaksanakan puasa sunnah Ayyamul Bidh namun lupa baca niat di malam hari sebelumnya, bisa membaca niat pada pagi hari atau siang hari.
Apakah puasa tetap sah menurut agama?
Berikut penjelasan hukum membaca niat puasa Ayyamul Bidh di waktu siang hari selengkapnya menurut hadist.
Dijelaskan dalam hadist, awalnya Nabi Muhammad SAW tidak berniat puasa, namun karena dihadapkan pada kondisi keterbatasan, maka Nabi Muhammad memilih berpuasa.
“Dari Aisyah, ummul mukminin RA, ia bercerita, ‘Suatu hari Nabi Muhammad SAW menemuiku. Ia berkata, ‘Apakah kamu memiliki sesuatu (yang dapat kumakan)?’ Kami jawab, ‘Tidak.’ ‘Kalau begitu aku puasa saja,’ kata Nabi. Tetapi pada hari lain, Rasul pernah menemui kami. Kami katakan kepadanya, ‘Ya rasul, kami memiliki hais, makanan terbuat dari kurma dan tepung, yang dihadiahkan oleh orang.’ ‘Perlihatkan kepadaku meski aku sejak pagi berpuasa,’ kata Nabi. Ia lalu memakannya,’” (HR Muslim).
Kecuali jika puasa Ayyamul Bidh digabung dengan Puasa Ramadan, maka bacaan niatnya harus dibaca sebelum waktu fajar sebagaimana melaksanakan Puasa Qadha Ramadan.
Niat Puasa Ayyamul Bidh
Apabila tidak memiliki utang puasa Ramadan, maka bisa melaksanakan puasa Ayyamul bidh dengan membaca niat:
َوَيْتُ صَوْمَ اَيَّامَ اْلبِيْضِ سُنَّةً لِلهِ تَعَالَى
NAWAITU SAUMA AYYAMI BIDH SUNNATAN LILLAHI TA’ALA
“Saya niat puasa pada hari-hari putih , sunnah karena Allah ta’ala.”
Batas waktu baca niat puasa sunnah
Melansir Rumasyo.com, Batasan waktu niat puasa sunnah ini ada dua pendapat.
Pertama, tidak boleh setelah pertengahan siang sebagaimana pendapat Abu Hanifah dan murid-muridnya.