Breaking News:

Pergantian Panglima TNI

KSAL Yudo Margono Buka Suara Jelang Pergantian Panglima TNI dan Skenario Jabatan Baru Andika Perkasa

Menjelang pergantian Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, banyak rumor soal calon penggantinya hingga skenario jabatam baru Jenderal Andika Perkasa.

Editor: Iksan Fauzi
Kolase Kompas.com/SURYA.co.id
KSAD Jenderal Andika Perkasa dan KSAL Laksamana Yudo Margono sebagai calon Panglima TNI. 

SURYA.co.id - Menjelang pergantian Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto pada November 2021, banyak rumor soal calon penggantinya hingga skenario jabatam baru Jenderal Andika Perkasa.

Sekadar diketahui, dua nama calon kuat Panglima TNI adalah KSAL Yudo Margono dan KSAD Jenderal Andika Perkasa. Namun, dari urutan pergantian jabatan Panglima TNI, harusnya tahun ini dipegang oleh matra Angkatan Laut. 

Hanya saja, beberapa politisi senayan lebih menjagokan Jenderla Andika Perkasa sebagai calon Panglima TNI. Kalaupun Jenderal Andika Perkasa tidak jadi Panglima TNI, pengamat telah memprediksi jebatan yang akan didudukinya nanti, yakni kepala Badan intelejen Negara (BIN) menggantikan Budi Gunawan.

Sementara, terkait namanya disebut-sebut sebagai calon Panglima TNI, KSAL Laksamana Yudo Margono pun angkat suara ketika ditanya awak media di atas kapal KRI Bung Tomo-357, JICT, Jakarta Utara, Senin (18/10/2021).

Apa yang dikatakan Yudo Margono ketika ditanya namanya disebut-sebut sebagai calon Panglima TNI? Rupanya, Yudo Margono tak terpancing dengan pertanyaan awak media. Menurutnya, itu sepenuhnya menjadi keputusan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi).

Ia pun enggan berspekulasi akan menjadi Panglima TNI meski memiliki peluang besar. “Mbok ya sabar..” kata Yudo. 

Yudo menyatakan sebagai seorang prajurit sudah sepatutnya siap menjalankan tugas yang diberikan untuk negara. Bukan hanya dirinya, tetapi seluruh prajurit harus siap.

“Jangankan saya, semua prajurit yang KLD (Klasi Dua) itu kalau ditanya siap tidak melaksanakan tugas, pasti siap,” kata Yudo.

Menurutnya, ada konsekuensi yang harus diterima prajurit jika menolak menjalankan tugas.

“Kalau tidak siap, nyebur laut dia. Pasti siap. Jadi semua prajurit, bukan saya saja. Anda tanya siap melaksanakan tugas, siap pasti," kata Yudo lagi.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved