Breaking News:

Pemprov Jatim

Gubernur Khofifah Resmikan Masjid Jami' Al-Ikhlas Moropelang Lamongan

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Masjid Jami' Al Ikhlas di Desa Moropelang Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan.

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Parmin
Foto: humas pemprov jatim
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Masjid Jami' Al Ikhlas di Desa Moropelang Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan, Selasa (19/10/2021). 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Masjid Jami' Al Ikhlas di Desa Moropelang Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan, Selasa (19/10/2021).

Peresmian Masjid ini istimewa karena dilakukan bertepatan dengan Maulid Nabi Muhammad SAW dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, selain gubernur juga jajaran Bupati dan forkopimda Kabupaten Lamongan. 

Tidak hanya itu, saat peresmian, Gubernur Khofifah menyampaikan apresiasinya pada masyarakat Babat yang swadaya urunan untuk mewujudkan pembangunan masjid Jami' Al Ikhlas ini. 

"Ini hari yang istimewa, karena bertepatan dengan hari kelahiran Rosulullah, di hari mulia ini alhamdulillah masjid Al-Ikhlas Babat ini juga diresmikan, dan yang istimewa ini 100 persen dananya oleh masyarakat yang dikumpulkan dalam waktu yang cukup lama yaitu 8 tahun," tegas Khofifah. 

Gubernur Khofifah juga menyampaikan terima kasihnya pada masyarakat atas kegotong-royongan yang luar biasa yang diwujudkan dalam pembangunan masjid ini. 

Bahkan managemen panitia dalam pengumpulan dana pembangunan masjid ini menurut Khofifah bisa diadopsi oleh masyarakat lain. Karena dalam sistem managemennya mengutamakan transparansi dan keterbukaan. 

"Saya rasa manajemen yang dilakukan oleh panitia patut ditiru dalam rangka membangun apa saja, tidak hanya masjid. karena sistemnya urunan per RT yang kemudian tiap bulan masing-masing kemudian dibuka kalengnya bersama-sama jadi ada transparansi di dalamnya," tegas Khofifah. 

Selain itu masyarakat juga secara baik telah mengatur untuk pembagian biaya operasional listrik dan biaya perawatan masjidnya.

Sehingga ia optimistis bahwa masjid yang dibangun dengan kegotong-royongan ini akan diiringi dengan kemaslahatan umat.  

"Berikutnya yang menjadi PR adalah bagaimana memakmurkan masjid yang indah ini. Memakmurkannya ini menjadi hal yang tidak sederhana dan ini tugas sepanjang masa agar menjadikan masjid ini memberikan manfaat barokah," pungkas Khofifah.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved