Breaking News:

Berita Jember

Menyelami Segarnya 'Lautan' Kebun Teh Gunung Gambir Jember, Wisata Alam Sehat Pelepas Kepenatan

Apalagi sejak tahun 2018, Kebun Teh Gunung Gambir tidak sekadar sebagai kebun teh, namun sudah dibuka sebagai tempat wisata.

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Deddy Humana
Menyelami Segarnya 'Lautan' Kebun Teh Gunung Gambir Jember, Wisata Alam Sehat Pelepas Kepenatan - wisata-kebun-teh-gunung-gambir-jember.jpg
surya/sri wahyunik
Wisata Agro Rengganis di Kebun Teh Gunung Gambir, Jember.
Menyelami Segarnya 'Lautan' Kebun Teh Gunung Gambir Jember, Wisata Alam Sehat Pelepas Kepenatan - wisata-kebun-teh-gunung-gambir-jember2.jpg
surya/sri wahyunik
Wisatawan bisa berfoto di tengah hamparan tanaman teh di Kebun Teh Gunung Gambir Jember.

SURYA.CO.ID, JEMBER - Selain kawasan wisata heritage, Kabupaten Jember juga punya kawasan wisata alam yang sangat luas yaitu perkebunan teh. Itu adalah kawasan kebun teh di Desa Gelang, Kecamatan Sumberbaru, yang layak dipertimbangkan sebagai alternatif destinasi wisata melepas penat setelah sepekan bekerja.

Apalagi sejak tahun 2018, Kebun Teh Gunung Gambir tidak sekadar sebagai kebun teh, namun sudah dibuka sebagai tempat wisata. Pengelola menyematkan nama Wisata Agro Rengganis (WAR) Kebun Teh Gunung Gambir.

Dan kalau berbicara tentang kebun teh yang kini dikelola oleh PTPN XII, tentu memiliki sejarah panjang tersendiri. Sebab kebun teh yang berbatasan dengan Tiris Kabupaten Probolinggo itu terbentuk sejak tahun 1918.

"Memang baru 2018, ada area yang kami buka sebagai area wisata. Awalnya itu bermula dari tidak dikenalnya Gunung Gambir. Hal itu dibuktikan ketika saya bertanya kepada orang Jember sendiri, mereka malah balik bertanya, Gunung Gambir itu di mana," tutur Manajer Kebun Gunung Gambir, Heru Santoso kepada SURYA sambil terkekeh.

Dan di akhir tahun 2018, Heru mengundang para pecinta olahraga sepeda motor trail ke perkebunan tersebut. Para raider itu diminta ikut mempromosikan Gunung Gambir sambil menjelajah.

Hal itu juga diikuti dengan penataan area seluas 5 hektare sebagai lokasi wisata. Ada jembatan kayu atau tepatnya jalan panggung yang memanjang di atas hamparan lautan tanaman teh, ada spot foto pelangi, spot foto bintang, juga tulisan ikonik 'Pesona Gunung Gambir', juga gardu pandang.

Di sisi lain, juga ada sejumlah ayunan, serta jembatan layang. Semuanya ditata mengikuti kebutuhan masyarakat saat ini yang suka eksis dengan mengunggah foto di media sosial. Bahkan sebelum pandemi, ribuan pengunjung datang silih berganti ke WAR Kebun Teh Gunung Gambir.

"Dari situ memang akhirnya Gunung Gambir terkenal. Seiring itu, kami juga memperbaiki fasilitas jalan sampai ke lokasi wisata ini. Sejak itu, memang Wisata Agro Rengganis Gunung Gambir ini terkenal," lanjut Heru.

Jadi Wisata Edukasi
Dengan mendatangi perkebunan teh ini, sebenarnya wisatawan tidak sekadar disuguhi pemandangan hamparan surga hijau di lereng gunung, kemudian berfoto ria, dan pulang.

Tetapi bisa mengambil kesempatan untuk beredukasi mengenai tanaman teh atau berwisata sambil menyerap edukasinya (edutourism). Jadi rasanya tidak lengkap kalau menyeduh teh dalam air panas dan gula di dalam cangkir, tanpa mengenal asal usul minuman sehat ini.

Halaman
12
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved