Breaking News:

PON Papua

Beredar Video Atlet PON XX Papua 2021 Nyangkut di Rumah Warga, Ini Identitas Atletnya

Beredar video insiden kecelakaan yang dialami salah satu atlet peserta PON XX Papua 2021.

Penulis: Dya Ayu | Editor: Fatkhul Alami
Tribunnews.com
ilustrasi atlet paralayang dan gantole 

Penulis: Dya Ayu | Editor: Fatkhul Alami

SURYA.co.id | JAYAPURA - Beredar video insiden kecelakaan yang dialami salah satu atlet peserta PON XX Papua 2021.

Video berdurasi 44 detik yang beredar di medsos itu memperlihatkan seorang atlet 'nyangkut' diatap rumah warga yang sudah roboh karena diduga terjatuh.

Banyak yang menduga atlet yang mengalami insiden itu merupakan atlet paralayang, namun dugaan itu secara tegas dibantah oleh pelatih kepala tim Paralayang Jatim, Sugeng Susanto.

"Itu tidak benar," tegas Sugeng Susanto pada Surya, Minggu (3/10/2021) malam waktu Indonesia Timur.

Sugeng lantas menjelaskan, atlet yang mengalami insiden kecelakaan mendarat di atap rumah warga itu ialah atlet cabang olahraga lain.

"Yang nabrak rumah itu atlet Gantolle dari Sumatera Barat. Tempatnya di Doyo Baru Sentani," jelasnya.

Di video, nampak atlet tersebut hilang kesadaran dan harus dibantu turun oleh warga, karena tersangkut di atas rumah warga.

Identitas atlet gantole yang mengalami kecelakaan akhirnnya terjawab.

Atlet tersebut ialah Khaidir Anas atlet gantole Sumatera Barat. Hal ini dipastikan oleh Pelatih Gantole Jatim, Arif Eko Wahyudi saat dihubungi Surya, Minggu malam waktu Indonesia timur.

"Iya benar itu teman atlet gantole dari Sumbar. Ia jatuh saat berlaga di nomor lintas alam," kata Arif Eko Wahyudi pada Surya, Minggu (3/10/2021).

Untuk penyebab jatuhnya, Arif menuturkan saat ini masih dalam investigasi.

"Penyebabnya masih di investigasi. Kalau jatuhnya itu karena proses take off yang mengalami kendala sehingga tidak bisa terbang sesuai ketinggian yang diinginkan sehingga istilahnya terjadi logout," ujarnya.

Sementara untuk kondisi Khaidir, Arif mengatakan saat ini masih dalam perawatan namun sudah sadar.

"Barusan saya telepon rekan sesama atlet Sumbar, katanya masih diobservasi di Rumah Sakit Kota Jayapura sambil nunggu hasil CT Scan. Khawatirnya kalau ada cedera di tulang leher atau tulang belakangnya. Namun secara kesadaran sudah semakin membaik dan sudah bisa diajak komunikasi. Mari kita doakan bersama semoga lekas sehat kembali," jelasnya.

Lantaran ada insiden kecelakaan tadi, pertandingan gantole nomor lintas alam sempat dihentikan selama satu jam.

"Setelah kejadian tadi pertandingan masih tetap dilanjutkan namun sempat istirahat 1 jam," tutup Arif.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved