Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang
"Demi Allah dan Rasulullah" Sumpah Istri Muda Yosef Tak Terlibat Pembunuhan di Subang
Mimin, istri muda Yosef bersumpah tidak tahu menahu masalah pembunuhan ibu dan anak di Subang. Ia mengaku kerap disudutkan terlibat pembunuhan itu.
Yosef siap disumpah dengan keterangannya ini, bahwa dia tidak pernah melakukan maupun menyuruh melakukan pembunuhan itu.
"Disumpah pakai Quran pun boleh. Saya tidak sama sekali melakukan, dan tidak pernah menyuruh orang melakukan," ujarnya dengan suara bergetar.
"Ini yang menjadi korban, anak kesayangan saya," sambung Yosef dengan mata berkaca-kaca.
Diungkapkan Yosef, selama ini ketika yayasan dikelola anak-anaknya, seluruh kebutuhan hidupnya juga diatur oleh Amel.
Lalu, bagaimana harapannya atas kasus ini?
Yosef berharap semoga pelaku segera sadar dan menyerahkan diri. "Semoga kalau dia sadar untuk menyerahkan diri.
Buat saya Kalau tidak terungkap, masak tetap merasa sakit. Siapapun tidak pandang bulu.
Siapapun pelakunya ini cepat-cepat harus terungkap," ungkap Yosef.
"Itu kasihan anak saya," sambung Yosef sambil menangis.
"Semoga Allah cepat membukakan," tukasnya.
"Saya sampaikan itu yang sebenar-benarkan, tidak sekalipun berbohong. Apa yang saya sampaikan.
Mudah-mudahan ini jalan yang terbaik," pungkasnya.
Pengajian 40 hari
Sudah 40 hari berjalan, kasus perampasan nyawa ibu dan anak di Dusun Ciseuti, Desa Jalancagak, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, belum juga terungkap.
Keluarga Tuti Suhartini (55) serta Amalia Mustika Ratu (23) menggelar pengajian bersama warga dan keluarga besar dari almarhumah Tuti tepat di hari ke-40 meninggalnya Tuti dan Amalia.
Yoris (34) yang merupakan anak tertua dari Tuti serta kakak dari Amalia, punya harapan.
Ia mengatakan pada momen pengajian 40 harian ini, ia tidak bosan berharap agar pelaku yang sudah merampas nyawa ibu serta adiknya tersebut segera ditangkap pihak kepolisian.
"Saya terima kasih kepada semuanya yang sudah mendoakan di hari ke-40 meninggalnya ibu sama adik saya. Saya tidak akan pernah bosan meminta kepada pihak kepolisian agar pelakunya segera ditangkap," kata Yoris setelah selesai menggelar pengajian di Dusun Jalancagak, Desa Jalancagak, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Senin (27/9/2021).
Sementara itu, di hari ke-40 ini, pihak kepolisian masih terus berusaha memecahkan teka-teki atas kasus kematian dari Tuti serta Amalia yang terjadi pada 18 Agustus 2021 lalu. (TribunBogor/Kompas TV/TribunJabar)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/sumpah-istri-muda-yosef.jpg)