Breaking News:

Biodata Irjen Marthinus Hukom, Kepala Densus 88 yang Minta Penyebutan KKB Papua Teroris Dihentikan

Berikut ini profil dan biodata Irjen Pol Marthinus Hukom, Kepala Densus 88 Antiteror yang meminta penyebutan teroris untuk KKB Papua.

Editor: Musahadah
Koresponden Tribunnews/Richard Susilo
Marthinus Hukom Kepala Densus 88 yang Diperintah Kapolri Ikut Tangani Bom Gereja di Makassar. Terbaru Irjen Pol Marthinus Hukom meminta penyebutan KKB Papua teroris dihentikan. 

SURYA.CO.ID - Berikut ini profil dan biodata Irjen Pol Marthinus Hukom, Kepala Densus 88 Antiteror yang meminta penyebutan teroris untuk kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua dihentikan. 

Irjen Pol Marthinus Hukom beralasan, penyebutan teroris untuk KKB Papua itu akan menjadikan stigma buruh bagi orang asli Papua (OAP). 

"Jika KKB Papua memenuhi unsur terorisme, maka penggunaan kata terorisme diikuti dengan kata Papua itu harus dihindari," kata Marthinus dalam diskusi daring, dikutip dari tribunnews, Senin (27/9/2021). 

Kenapa demikian?

Marhinus tidak mau  kata terorisme itu distigmakan kepada identitas yang dibawa secara lahiriah seorang manusia.

Baca juga: Perwira Tinggi TNI Polri Bisa Jabat 272 Plt Kepala Daerah Jelang Pilkada Serentak 2024, Ini Kata DPR

Menurut Marthinus, stigma tersebut telah berdampak terhadap seluruh OAP yang memiliki identitas lahiriah yang sama sebagai keturunan Papua. 

"Secara lahiriah akan berdampak stigmatisasi terhadap seluruh orang yang memiliki identitas lahiriah yang sama. Kita tidak boleh menterorismekan seluruh orang yang mempunyai identitas Ke-Papua-an," jelasnya.

Lebih lanjut, kata Martinus, stigma tersebut juga berdampak kepada psikososial terhadap seluruh orang Papua di Indonesia bahkan seluruh dunia.

"Ketika orang bertemu dengan orang Papua lalu iseng-iseng mengatakan 'teroris kamu'. Wah ini fatal, fatal secara itu membuat Papua semakin menjadi carut marut, teraduk-aduk karena emosi orang papua karena bangkit karena diskriminasi atau rasisme tadi," ungkapnya.

Tak hanya itu, Martinus mengharapkan aksi terorisme KKB juga tidak dihubungkan dengan suatu religi atau kepercayaan orang Papua. Hal ini dinilainya juga sebagai sesuatu yang sensitif.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved