Breaking News:

Berita Malang Raya

Kota Batu Antisipasi Peredaran Rokok Ilegal, Ada 46 Titik Temuan di Wilayah Malang Raya

Kasi Penyuluhan dan Layanan Informasi, Santje Asbay menjelaskan, ada 46 titik temuan peredaran rokok ilegal di wilayah Malang Raya.

Penulis: Benni Indo | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/benni indo
Dalam rangka memberantas penjualan rokok tanpa pita cukai resmi di Kota Batu, Pemkot Batu menggandeng Kantor Bea dan Cukai Malang menyosialisasikan pentingnya kontribusi para pedagang menghentikan peredaran rokok ilegal. 

SURYA.CO.ID, BATU - Dalam rangka memberantas penjualan rokok tanpa pita cukai resmi di Kota Batu, Pemkot Batu menggandeng Kantor Bea dan Cukai Malang menyosialisasikan pentingnya kontribusi para pedagang menghentikan peredaran rokok ilegal.

Kasi Penyuluhan dan Layanan Informasi, Santje Asbay menjelaskan, ada 46 titik temuan peredaran rokok ilegal di wilayah Malang Raya.

Temuan tersebut sudah secara resmi dilaporkan ke kantor wilayah.

"Kalau tempatnya masih menjadi informasi intelijen," ujarnya, Rabu (22/9/2021).

Keberadaan rokok ilegal memberi kerugian yang sangat besar kepada pemasukan negara.

Sebanyak 10 persen penerimaan APBN berasal dari cukai rokok.

"Nah otomatis penerimaan negara benar-benar ditingkatkan. Dampak rokok ilegal pembelian pita cukai resmi menjadi terganggu. Mereka yang sudah sesuai UU terdampak bersaing dengan pihak yang ilegal. Persaingannya tidak sehat," ujarnya.

Kota Batu memang tidak memiliki oabrik rokok. Namin begitu, Kota Batu menjadi tempat penyebaran rokok ilegal yang potensial.

Baca juga: Curi Motor Scoopy Milik Tetangga, Tiga Pelaku Pernah Beraksi di Tujuh Lokasi di Bangkalan

Oleh sebab itu, peran serta masyarakat sangat penting karena jumlah pegawai Kantor Bea dan Cukai Malang tidak mampu untuk memantau seluruh kawaaan Malang Raya.

"Peredaran rokok bisa sampai luar Pulau Jawa. Itu tugas dan fungsi pengawasan kami. Masyarakat bisa melapor ke petugas atau melalui sosial media. Kami terbuka dan bahkan nantinya, akan diberitakan berapa batang. Keamanan pelapor dirahasiakan," katanya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved