Berita Surabaya
Unair Terapkan Tiga Jenis Perkuliahan di Masa Pandemi Covid-19
Direktur Pendidikan Unair, Prof Dr Sukardiman MS Apt menjelaskan ada sedikit perbedaan pada sistem blended dan hybrid.
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.CO.ID, SURABAYA - Universitas Airlangga (Unair) melalui Direktur Pendidikan menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 3140/UN3/PK/2021 menerapkan tiga metode pelaksanaan proses belajar mengajar (PBM) yang diterapkan di Unair.
Yaitu perkuliahan secara luring, blended/hybrid, dan daring
Sistem ini diambil menanggapi hasil evaluasi pemerintah terhadap sistem pembelajaran di masa pandemi, Universitas Airlangga (Unair) tentang Pelaksanaan Proses Belajar Mengajar Semester Gasal 2020/2021.
Direktur Pendidikan Unair, Prof Dr Sukardiman MS Apt menjelaskan ada sedikit perbedaan pada sistem blended dan hybrid.
Blended merupakan kombinasi daring dan luring dalam satu mata kuliah, sedangkan hybrid adalah kombinasi daring dan luring dalam satu pertemuan.
"Secara umum, perkuliahan luring dilakukan hanya untuk mata kuliah (matkul) dengan capaian pembelajaran pada ranah afektif dan psikomotorik,"urainya.
Perkuliahan blended/hybrid dilakukan untuk matkul dengan capaian pembelajaran ranah kognitif penerapan, analisis, evaluasi dan kreasi, seperti disampaikan .
Baca juga: DPRD Apresiasi Layanan Adminduk Online Dispendukcapil di Seluruh Desa Kabupaten Nganjuk
"Ketentuan Khusus Perkuliahan secara Luring dan Blended/Hybrid, untuk perkuliahan luring dan blended/hybrid standar ruangan yang digunakan harus memiliki luas yang memadai dan sirkulasi udara yang baik," tegasnya.
Ruangan kelas harus diatur dengan jaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal 50 persen dari kapasitas seharusnya.
Pengaturan jadwal perkuliahan harus memperhatikan jarak waktu antar perkuliahan untuk menghindari penumpukan mahasiswa atau bila memungkinkan disediakan ruang transit.
Pengaturan arus keluar masuk mahasiswa dilakukan untuk menghindari kerumunan.
"Khusus untuk blended/hybrid, ada ketentuan tambahan berupa terpasangnya kamera serta LCD atau PC untuk memfasilitasi mahasiswa yang mengikuti perkuliahan secara daring," lanjutnya.
Salah satu fakultas yang telah menggelar pembelajaran hybrid dan juga praktikum luring yaitu Fakultas Kedokteran (FK).
Dekan FK Unair, Prof Dr dr Budi Santoso Sp OG (K) mengungkapkan perkuliahan hybrid yang ia inisisasi ini dilakukan agar dosen yang mengampu mata kuliah mengajar di kampus.
Sementara mahasiswa dibebaskan memilih ikut melalui zoom meeting maupun ikut belajar di kampus tentu dengan syarat.
"Terobosan ini dibuat mempertimbangkan angka positif rate di Indonesia yang sudah jauh menurun di angka 3,05 persen sehingga dirasa cukup aman. Apalagi metode perkuliahan hybrid ini tetap dilaksanakan dengan protokol kesehatan,"urainya.
Iapun mencontohkan mahasiswa semester tujuh yang mengikuti perkuliahannya dengan topik tumor dibidang genekologis (kandungan) pada Senin (20/9/2021).
Perkuliahannya yang diikuti 250 mahasiswa dan 20 di antaranya hadir secara tatap muka dilakukan selama satu jam 50 menit.
"Kita mengajar secara blended, dan 230 lainnya secara online. Kami sedang mendesain proses hybrid. Di kedokteran tidak mungkin secara online karena keterampilan medis 100 persen secara offline," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/suasana-pembelajaran-hybrid-mahasiswa-fakultas-kedokteran-unair.jpg)