Breaking News:

Berita Surabaya

Tim PDKB PLN Lakukan Pemeliharaan SUTET 500 kV Ungaran–Ngimbang Tanpa Lakukan Pemadaman

Petugas dari tim PDKB PLN saat melakukan penggantian isolator di SUTET 500 kV Ungaran–Ngimbang.

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: irwan sy
PLN UIT JBTB
Petugas dari tim PDKB PLN saat melakukan penggantian isolator di SUTET 500 kV Ungaran–Ngimbang. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Menjelang musim penghujan, tim elit PT PLN (Persero), yaitu Tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB), aktif melakukan pemeliharaan serta perbaikan jaringan kelistrikan baik jaringan tegangan menengah (TM) maupun tegangan tinggi (TT).

Tim PDKB yang ada pada Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) bertanggung jawab untuk melakukan pekerjaan pada jaringan SUTT (Saluran Udara Tegangan Tinggi) dan SUTET (Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi).

Pasukan yang terlatih dan telah tersertifikasi tersebut, melakukan pekerjaan pada keadaan bertegangan atau tanpa dilakukan pemadaman, tersebut pada pekan ini telah melakukan penggantian isolator yang sudah tidak optimal pada SUTET 500 kV Ungaran–Ngimbang oleh Tim PDKB UPT (Unit Pelaksana Transmisi) Malang.

"SUTET 500 kV Ungaran–Ngimbang mengalirkan listrik dari pembangkit di Paiton untuk sebagian besar pulau Jawa. Sehingga sangat penting sekali dijaga kehandalannya," kata Suroso, General Manager (GM) PLN UIT JBTB, Jumat (17/9/2021).

Pihaknya juga berkomitmen 24 jam memastikan aliran listrik terjaga keandalannya.

“Segala upaya kami lakukan untuk memastikan jaringan listrik aman dari gangguan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan terhadap kualitas layanan PLN, seperti yang dilakukan di Malang pada penggantian isolator oleh Tim Pemeliharaan Jaringan dan juga Tim PDKB," jelas Suroso.

Penggantian isolator yang melibatkan 12 personel tim PDKB UPT Malang berhasil menyelesaikan pekerjaan dengan baik mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB.

Untuk memastikan keamanan dan keandalan listrik pada jaringan transmisi, PLN UIT JBM memiliki tim PDKB yang berada pada setiap UPT yang tersebar di wilayah Jawa Timur dan Bali.

Selanjutnya, Suroso juga menjelaskan bahwa dalam melakukan kegiatan di lapangan seluruh tim dipastikan harus selalu menjaga dan mengutamakan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dikarenakan pekerjaan tersebut memiliki risiko yang cukup tinggi.

“Keandalan dan kecekatan Tim PDKB dalam pekerjaan sangat dibutuhkan, karena selama melakukan pekerjaan perbaikan atau pemeliharaan jaringan dalam keadaan bertegangan," ungkap Suroso.

Sebagai pengamanan dalam keselamatan pekerjaan, tim PDKB wajib menggunakan pakaian khusus yang disebut Conductive Suit, terbuat dari bahan Nomex Aramid Flame Resistance Fiber dengan berat 0,9 kg.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved