Minggu, 3 Mei 2026

Berita Gresik

Wakil Bupati Gresik : Jangan Segan Coret Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang Sudah Mampu

Pendamping PKH diminta agar tidak segan-segan mencoret atau memberhentikan bantuan kepada KPM yang secara ekonomi dinilai sudah mampu

Tayang:
Penulis: Willy Abraham | Editor: Titis Jati Permata
Foto Istimewa Humas Pemkab Gresik
Wakil Bupati Gresik, Aminatun Habibah (dua dari kanan) saat memberikan bantuan kepada warga di Pulau Mengare, Jumat (17/9/2021). 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah meminta para pendamping keluarga penerima manfaat (KPM) segera bertindak cepat jika salah sasaran.

Pendamping PKH diminta agar tidak segan-segan mencoret atau memberhentikan bantuan kepada KPM yang secara ekonomi dinilai sudah mampu.

Salah satu indikatornya adalah memiliki bangunan rumah yang besar dan megah.

"Kalau sudah mampu kenapa masih menerima, itu harus dicoret, karena Bu Menteri sudah memperkenankan, supaya kemiskinan yang ada di Kabupaten Gresik segera teratasi," tegasnya saat rapat koordinasi di Mengare, Jumat (17/9/2021).

Rapat koordinasi pembinaan dan pemantapan bagi KPM Program Keluarga Harapan (PKH) dan pihak terkait di Balai Desa Kramat Mengare, Kecamatan Bungah, Gresik.

Wakil Bupati perempuan pertama ini melarang pendamping PKH maupun ketua kelompok untuk mengadakan iuran bersama.

Hal ini untuk mencegah timbulnya persepsi yang tidak diinginkan serta menjaga kondusivitas penyaluran Bansos.

"Karena itu ini menjadi pemikiran bersama, Insya Allah sudah tidak ada hal-hal yang menjadi keberatan kita bersama, yang penting teman-teman semua selalu memperbaiki data, disampaikan teman-teman PKH, Insya Allah nanti teman-teman PKH menerima dengan baik," tukasnya.

Dalam kesempatan tersebut, wakil Bupati perempuan pertama ini mengatakan, bantuan PKH merupakan salah satu program penanggulangan dan pengentasan kemiskinan dengan disertai pemberdayaan.

Tujuannya, tidak lain untuk meningkatkan taraf hidup dari keluarga penerima manfaat KPM.

Pendamping PKH sebagai konsultan bagi KPM diharap berperan secara optimal tidak hanya memberikan bantuan, namun juga memaksimalkan potensi usaha yang dimiliki oleh KPM.

Baca juga: Hari Ini, Ada Vaksinasi Covid-19 di Royal Plaza Surabaya, Disediakan 1.500 Dosis

"Program PKH dari Kemensos ini tujuan utamanya selain meringankan beban warga miskin juga mengentas dari kondisi kemiskinan, karena itu ada pendamping yang memberikan edukasi dan menggali potensi usaha yang dimiliki KPM, agar bisa berkembang sehingga segera mentas dari taraf kemiskinan," kata Wabup Bu Min yang juga mantan pendamping PKH 2007-2014.

Kunjungan Wakil Bupati (Wabup) juga didampingi Plt Kepala Dinas Sosial, Mahfud Ahmadi, Camat Bungah, Munir, jajaran Forkopimcam Bungah, Koordinator TKSK Kabupaten Gresik, Suwanto, Koordinator PKH Kabupaten Gresik, Lestari Widodo dan Diana Ratnaningtyas, Tim PKH Kecamatan Bungah, Kepala Desa dan puluhan ketua kelompok KPM PKH tiga desa di Mengare.

Kasi Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinsos Gresik, Sujati berharap para pendamping PKH di wilayah kerja masing-masing dapat menjalankan tugas pokok intruksi (Tupoksi) sesuai petunjuk teknis dari Kemensos.

Sehingga pendampingan terhadap KPM bisa berjalan secara maksimal.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved