Breaking News:

Berita Sidoarjo

Update Tragedi Cinta Tak Berbalas di Sidoarjo, Benarkah 2 Korban Masih Hidup saat Dimasukkan Sumur?

Penyidik Polresta Sidoarjo terus mendalami kasus pembunuhan terhadap Dira (20) dan Dea (13), kakak adik asal Dusun Wedoro Sukun, Desa Wedoro, Waru.

Penulis: M Taufik | Editor: Musahadah
surya/m taufik
Polisi saat membeber tersangka dan barang bukti pembunuhan terhadap kakak-adik yang dilakukan oleh pria asal Kediri, Rabu (8/9/2021). 

SURYA.CO.ID - Penyidik Polresta Sidoarjo terus mendalami kasus pembunuhan terhadap Dira (20) dan Dea (13), kakak adik asal Dusun Wedoro Sukun, Desa Wedoro, Kecamatan Waru.

Kakak adik ini dibunuh oleh Heru Erwanto, pemuda berusia 25 tahun asal Ploso Klaten, Kediri.

Tragedi berdarah ini dipicu cinta tak berbalas Heru Erwanto terhadap korbannya, Dira. 

Tak hanya menghabisi Dira dan Dea, Heru juga membuang jasad mahasiswi perguruan tinggi di Surabaya dan adiknya itu ke dalam sumur di rumah korban. 

Fakta terbaru terungkap jika kedua korban, Dira dan Dea hanya mengalami luka di lehernya.

Baca juga: Tragedi Cinta Tak Berbalas di Sidoarjo, Heru Tega Habisi Pujaan Hati dan Adiknya Dipicu Masalah Ini

Dari hasil pemeriksaan jenazah, terungkap jika Dea mengalami luka sayatan pisau di leher sebelah kanan atas. 

Sementara Dira ada luka bekas dicekik oleh pelaku.

“Penyelidikan terus kami lakukan, termasuk mendalami luka yang dialami korban dan mencocokkan dengan ketersangan tersangka yang sudah berhasil ditangkap oleh petugas,” ungkap Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro.

Dalam penyidikan ini, polisi juga masih berusaha memastikan.

Apakah korban sudah meninggal dunia saat dianiaya oleh pelaku, atau meninggal dunia di dalam sumur setelah teraniaya dan dibuang di dalam sumur dengan kedalaman sekira 6 meter tersebut.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved