KKB Papua
Daftar Nama Anak Buah Jenderal Andika Perkasa yang Diserang dan Dibunuh KKB Papua di Maybrat
Inilah daftar nama anak buah Jenderal Andika Perkasa yang diserang dan dibunuh KKB Papua di Kabupaten Maybrat.
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Musahadah
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Musahadah
SURYA.co.id - Inilah daftar nama anak buah Jenderal Andika Perkasa yang diserang dan dibunuh KKB Papua di Kabupaten Maybrat.
Mereka bertugas di pos pengamanan milik Kodam VIII/Kasuari.
Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua menyerang pada Kamis (2/9/2021) dini hari.
Berikut daftar nama prajurit TNI AD yang menjadi korban, melansir dari Tribun Papua.
1. Serda Amrosius
2. Praka Dirham
3. Pratu Zul Ansari
4. Pratu Juliano.
Baca juga: Jenderal Andika Perkasa Utus Mayjen Ignatius Yogo Amankan Pembangunan Jalan dari Gangguan KKB Papua
Sementara itu Dua anggota lainnya Lettu Chb dirman (Danposramil) dan pratu Ikbal dikabarkan hilang dan masih dalam pencarian.
Sementara itu Kapendam Kodam VIII/Kasuari, Letkol Arm Hendra Pesireron, melalui sambungan telepon, Kamis (2/9/2021) siang. Membenarkan peristiwa tersebut.
“Iya benar ada penyerangan, namun yang lebih jelas aka nada konfrensi pers oleh Pangdam,” ucapnya.
KKB Papua di Yahukimo
Sementara itu, Satgas Nemangkawi berhasil menangkap 4 simpatisan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), Sabtu (28/8/2021).
Mereka ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan empat pekerja bangunan di Distrik Seredala pada 24 Juni 2021 lalu.
Mereka adalah EB, HH, YB, dan YH.
Setelah diamankan, beredar isu akan ada penyerangan Mapolres Yahukimo.
Sebanyak 300 pasukan Satgas Nemangkawi pun disiagakan di Markas Kepolisian Resor Yahukimo, Papua.
"Untuk antisipasi, sudah ada 300 personel yang melakukan pengamaman di Yahukimo," kata Kasatgas Penegakan Hukum Nemangkawi Kombes Faisal Ramadhani di Jayapura, Selasa (31/8/2021).
Seperti dilansir dari Tribunnews dalam artikel '300 Personel Bersiaga di Mapolres Yahukimo Pasca Penetapan 4 Tersangka Kasus Pembunuhan Pekerja'
Penebalan pasukan tersebut untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan pascapenetapan tersangka terhadap empat orang tersebut.
Disinggung soal berapa kelompok KKB yang berencana melakukan penyerangan ke Mapolres Yahukimo, Faisal mengatakan ada tiga kelompok.
"Kelompok ini adalah Senap Soll, Tenius Gwijangge, dan Temianus Magayang. Mereka ada sekitar 40an orang," ujarnya.
Faisal mengatakan, terungkap juga atas pemeriksaan salah satu tersangka bahwa kelompok KKB tersebut memiliki 19 pucuk senjata api.
"Mereka (KKB) ingin menyerang Mapolres agar proses pemeriksaan empat tersang dihentikan," ujarnya.
Sekadar diketahui, empat tersangka ini dijerat Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.
Ancaman hukumannya, pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau paling lama 20 tahun.
EB diduga telah mengundang Tenius Gwijangge untuk bergabung ke KKB di Yakuhimo.
Selain mengundang, EB juga diduga menyiapkan segala keperluan KKB di Dekai.
Selain itu, keponakan EB yang berinisial Y juga ditangkap karena keterlibatan yang sama.
Y diduga menyiapkan logistik bagi KKB.
Selain EB dan Y, polisi juga menangkap dua orang lainnya, yakni YH dan EH.
YH diduga kuat terlibat pembunuhan empat pekerja bangunan di Kampung Bingky, Distrik Seradala, 29 Juni 2021.
Sedangkan EH berperan sebagai sopir kendaraan yang mengangkut KKB.
Diketahui, KKB pimpinan Tenius Gwijangge membunuh dua pekerja PT Mulia Baru bernama Rionaldo Raturoma dan Dedi Imam Pamungkas di Jalan Gunung, Kampung Kiribun, pada 22 Agustus 2021.
Para pelaku juga membakar jenazah kedua korban.
Ikuti Berita Lainnya Seputar KKB Papua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/ilustrasi-prajurit-tni.jpg)