Berita Sumenep
Update Seorang Camat di Madura Perintah Lurah Curi Sapi Warga yang Tak Mau Vaksin Covid-19, Lengser
Seorang camat di Madura mengeluarkan perintah kepada lurah mencuri sapi milik warga Kabupaten Sumenep yang tak mau suntik caksin Covid-19.
Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Iksan Fauzi
SURYA.co.id | SUMENEP - Berikut update seorang camat di Madura mengeluarkan perintah kepada lurah mencuri sapi milik warga Kabupaten Sumenep yang tak mau suntik caksin Covid-19.
Dia menjabat sebagai Camat Batang-batang di Kabupaten Sumenep. Namanya Joko Suwarno. Kini, pascavideo berisi 'meminta' lurah curi sapi warga itu viral, Joko mengundurkan diri.
Informasi yang diterima media ini, Joko Suwarno mengajukan pengunduran diri dari jabatannya per tanggal 20 Agustus 2021 lalu atau dua hari pasca yang bersangkutan dipanggil Inspektorat dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sumenep, Rabu (18/8/2021).
Kepala BKPSDM Sumenep, Abd. Madjid menyampaikan, sebelum Camat Batang-Batang mengundurkan diri, pihaknya telah melakukan sidang kode etik yang diketuai oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sumenep.
"Yang bersangkutan sudah membuat surat pernyataan pengunduran diri dari jabatannya per hari Jumat, 20 Agustus 2021. Saya kira itu merupakan tindakan yang gentleman dari seorang pejabat pemerintah. Karena biasanya hal seperti itu sulit," kata Abd. Madjid saat dikonfirmasi pada Selasa (24/8/2021).
Saat ini, sambung mantan Kepala DPMPTSP Sumenep itu, surat pernyataan pengunduran diri Camat Batang-Batang sudah diproses dan akan segera diusulkan kepada Bupati Sumenep.
"Pasti Pak Bupati akan mendisposisi nanti," katanya.
Sementara untuk posisi di kecamatan yang ditinggalkan, menurutnya, sementara dijabat oleh pelaksana tugas (Plt).
"Sampai nanti ada pelantikan camat baru. Insya Allah per akhir Agustus ini Pak Bupati sudah bisa melantik. Kapan waktunya, kami juga masih menunggunya," lanjutnya.
Sebelumnya, potongan video Camat Batang-Batang diduga 'meminta' kades agar mencuri sapi warga yang jika tidak mau divaksin viral di media sosial.
Tak berselang lama setelah videonya viral, Joko Suwarno akhirnya angkat bicara dan meluruskannya.
Menurut dia, video tersebut diambil saat pihaknya melaksanakan rapat terkit percepatan vaksinasi pada Jumat, 13 Agustus 2021, lalu.
"Yang viral itu editan semua. Kalau dari awal, paling tidak, kan saya mengucapkan salam dan seterusnya. Tau-tau dipotong di tengah, kemudian ada lagi di belakang," katanya pada Minggu tanggal 15 Agustus 2021.
Sebagai Camat, Joko menagaskan tidak mungkin dirinya meminta kepala desa mencuri sapi warga yang tidak mau divaksin.
"Jadi saya tidak ada sama sekali terbesit untuk menyuruh Kades mencuri," tegasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/petuga-mengecek-gigi-sapi-untuk-hewan-kurban-di-pasar-hewan-dimoro-kota-blitar.jpg)