Rabu, 8 April 2026

Berita Malang Raya

Optimalkan Isolasi Terpadu, Kota Malang Bakal Libatkan Mahasiswa Fakultas Kedokteran

Saat ini Pemerintah Kota Malang telah memiliki empat tempat isoter bagi para pasien Covid-19 yang menjalani Isoman.

surya.co.id/rifky edgar
Wali Kota Malang Sutiaji 

SURYA.CO.ID, MALANG - Isolasi Terpadu (isoter) atau tempat bagi para pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri menjadi penekanan dari Menko Marves dan Kemenkes saat berkunjung ke Kota Malang, Jumat (13/8/2021).

Menko Marves, Luhut Binsar Panjaitan menyampaikan, pengoptimalan isoter harus dilakukan oleh tiga daerah di Malang Raya.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Malang, Sutiaji, usai menghadiri rapat koordinasi penanganan Covid-19 bersama Menko Marves, Kemenkes, Gubernur Jawa Timur, Danrem 083 Bdj dan Polresta Malang.

"Arahannya tadi adalah isoter. Ini yang harus kami pahamkan kepada masyarakat supaya aman, jadi harus ada SOP-nya ke depan," ucap Sutiaji.

Saat ini Pemerintah Kota Malang telah memiliki empat tempat isoter bagi para pasien Covid-19 yang menjalani Isoman.

Tempat tersebut berada di Safe House Jl. Kawi yang memiliki kapasitas 246 bed, SKB di Blimbing 26 bed Rusunawa 60 bed dan VEDC di Arjosari 56 bed.

"Di kami kapasitas isoter ada 340 an yang saat ini masih terisi 79. Ini tidak termasuk antrean di Puskemas. Karena memang sejauh ini belum ada," ucapnya.

Sutiaji mengatakan, dalam pengoptimalan isoter ini, pihaknya akan bekerjasama dengan sejumlah perguruan tinggi yang memiliki fakultas kesehatan.

Bahkan, Sutiaji mengakui sudah melakukan komunikasi dan koordinasi dengan rektor di perguruan tinggi tersebut.

Sejumlah perguruan tinggi itu diminta untuk menerjunkan mahasiswa semester atau yang sudah coas agar turut membantu dalam pengawasan di isoter nanti.

Baca juga: DPRD Jatim Sahkan Perda Perubahan RPJMD 2019-2024

Selain dari mahasiswa, nantinya juga akan ada bantuan dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI).

"Nanti setiap perguruan tinggi ini akan menjadi penanggung jawab di masing-masing isoter. Termasuk nanti juga ada intensif yang akan diberikan bagi relawan ini," ucapnya.

Dalam rakor tersebut, Sutiaji menyampaikan bahwa TNI dan Polri diminta untuk membantu para isoman yang ada di rumah ke isoter.

Masing-masing dari TNI Polri itu diminta untuk memindahkan 250 isoman yang artinya ada 500 isoman yang akan dipindah.

"Ini tadi yang diminta pusat. Makannya ini akan segera kami optimalkan," ucapnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved