Sabtu, 18 April 2026

Niat Puasa Qadha Ramadan di Bulan Muharram Tulisan Arab - Latin dan Keutamaan

Berikut bacaan niat puasa Qadha di Bulan Muharram tulisan arab, latin dan terjemahan.

Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Musahadah
SURYA.CO.ID
Ilustrasi - Niat Puasa Qadha Ramadan di Bulan Muharram 

SURYA.CO.ID - Memasuki Bulan Muharram 1443 Hijriyah, umat Islam dianjurkan melaksanakan puasa sunnah.

Bagi yang masih memiliki utang puasa Ramadan, maka dianjurkan melaksanakan Puasa Qadha Ramadan terlebih dahulu.

Lantas bagaimana bacaan niat Puasa Qadha Ramadan di Bulan Muharram?

Simak berikut penjelasan ulama, sekaligus Niat Puasa Qadha di bulan Muharram tulisan arab dan latin.

Anjuran puasa sunnah di Bulan Muharram dijelaskan dalam hadist:

"Sebaik-baiknya puasa setelah Ramadhan adalah pada bulan Allah yaitu, Muharram." (HR. Muslim).

Sementara di antara bulan Muharram terdapat puasa paling utama yaitu Puasa Tasu'a 9 Muharram dan Puasa Asyura 10 Muharram.

Ustadz Abdul Somad menjelaskan, bagi yang ingin mengganti puasa Ramadhan bersamaan dengan Puasa Tasua dan Puasa Asyura hanya perlu membaca niat puasa qadha saja.

Ini karena kedudukan puasa qadha Ramadhan hukumnya wajib, sementara Puasa Tasua dan Puasa Asyura adalah sunnah.

Niat puasa qadha Ramadan

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an qadhā’I fardhi syahri Ramadhāna lillâhi ta‘âlâ.

Artinya:

"Aku berniat untuk mengqadha puasa Bulan Ramadhan esok hari karena Allah SWT."

Menurut penjelasan UAS, tidak perlu khawatir dengan pahala yang akan didapatkan. Karena selain qadha puasa Ramadhan, juga akan mendapat pahala Puasa Tasua dan Puasa Asyura sekaligus.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved