Olimpiade Tokyo 2020
Tantowi Yahya Terusik Isu Agama Greysia/Apriyani Usai Juara Olimpiade Tokyo 2020: Stop Bicara SARA
Duta Besar RI untuk New Zealand, Tantowi Yahya terusik dengan ulah netizen yang menyinggung isu Agama Greysia Polii/Apriyani Rahayu.
Dalam video, tampak Erick duduk di meja kerjanya berlatar bendera BUMN.
Beberapa detik Erick Thohir terlihat tegang.
Tak lama ia mengepalkan tangan dan tangan dan bersorak Greysia dan Apriyani.
Anggota Komite Olimpiade Internasional (IOC) sekaligus Menteri BUMN Erick Thohir beber kisah Greysia/Apriyani (Kompas.com)
Video itu juga berisi klip foto-foto Greysia dan Apriyani merayakan kemenangan di area pertandingan.
Lantas dalam unggahannya, Erick menuliskan ucapan selamat serta rasa syukur atas kemenangan pasangan ganda putri Indonesia dan emas pertama Indonesia.
Berikut tulis Erick Thohir:
"Tak ada kata dan rasa yang cukup yang dapat mengungkapkan betapa bahagia, haru, dan bangga atas kerja keras @greyspolii dan @r.apriyanig siang ini.
Kami tadi menghentikan kegiatan sejenak untuk melihat detik kemenangan srikandi kebanggan Indonesia ini.
Dada berdegup kencang dan mata berkaca-kaca.
Saya yakin semua yang melihat pertandingan tadi merasakan hal yang sama.
Perjuangan tak kenal lelah dalam upaya meraih medali di Olimpiade.
Diskualifikasi di Olimpiade London dan @greyspolii hampir memutuskan pesiun di tahun 2017, namun hari ini semua lelah terbayarkan.
@greyspolii dan @r.apriyanig, ijinkan saya dan seluruh bangsa Indonesia mengucapkan terima kasih dan selamat telah mempersembahkan medali emas di Olimpiade Tokyo 2020.
Kemenangan ini pasti membawa semangat baru untuk kita semua."
Greysia/Polii Jadi Ganda Putri Indonesia Pertama Raih Emas Olimpiade
Greysia Polii/Apriyani Rahayu sangat luar biasa. Dia menjadi pasangan ganda putri Indonesia meraih medali emas di olimpiade.
Tidak itu saja, Greysia Polii/Apriyani Rahayu juga menjadi atlet pertama yang meraih medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 ini.
Tak ayal, begitu memenangi laga yang cukup menguras tenaga dan pikiran, tangis Greysia/Apriyani pun pecah di lapangan.
Apriyani langsung memeluk pelatih Eng Hian yang menghampiri di pinggir lapangan. Apriyani langsung memeluk pelathnya dan menangis sesenggukan di peluakan Eng Hian.
Tangis Gresysia Polii lebih emosional. Dia menangis tersedu dengan keras sambil mencium karpet lapangan.
Surat tangis Greysia Polii terdengan keras dan emosional saat terekam secara langsung sorot kamera yang menyiarkan secara langsung pertarungan final bulutangkis Olimpiade Tokyo 2020.
Eng Hian pun menghapiri Greysia yang sedang menangis. Keduanya saling berangkulan, tapi tangis Gresyia poli belum terhenti dan bertambah kencang. Suasana haru pun terekam jelas dalam moment langka ini.
Gresysia pon yang sudah tampil tiga kali di olimpiadememang terlihat emosional. Wanita yang sudah berusia 33 tahun ini seperti meluapkan emosi gembiranya karena capian luar biasa.
Tangis Greysia belum berakhir saat prosesi penyerahan medali emas Olimpiade Tokyo 2020.
Mulai awal naik podium, menerima kalungan medali emas dari Apriyani dan bendera Merah Putih serta lagu Indonesia Raya, air mata Greysia terus membasaihi pipinya.
Pertahankan Tradisi Emas
Selain menjadi pencetak sejarah, Greysia/Polii juga mempertahankan tradisi emas kontingen bulu tangkis di tiap Olimpiade.
Perolehan medali emas Indonesia berawal dari prestasi Susi Susanti (Tunggal Putri) dan Alan Budikusuma (Tunggal Putra) di Olimpiade Barcelona 1992 silam.
Setelah era Susi Susanti dan Alan Budikusuma, Indonesia secara konsisten mendapatkan medali emas pada olahragra bulu tangkis di ajang Olimpiade.
Sejarah Perolehan Medali Emas Indonesia
No Nama Atlet Edisi Olimpiade Nomor/sektor
1 Susi Susanti Olimpiade Barcelona 1992 Tunggal putri
2 Alan Budi Kusuma Olimpiade Barcelona 1992 Tunggal putra
3 Rexy Mainaky/Ricky Subagdja Olimpiade Atlanta 1996 Ganda putra
4 Tony Gunawan/Candra Wijaya Olimpiade Sydney 2000 Ganda putra
5 Taufik Hidayat Olimpiade Athena 2004 Tunggal putra
6 Hendra Setiawan/Markis Kido Olimpiade Beijing 2008 Ganda putra
7 Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir Olimpiade Rio 2016 Ganda campuran
8 Greysia Polii/Apriyani Rahayu Olimpiade Tokyo 2020 Ganda putri
(SURYA.co.id/Musahadah/Abdullah Faqih)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/tantowi-yahya-terusik-isu-agama-hinggapi-greysia-poliiapriyani-rahayu.jpg)