Breaking News:

Berita Gresik

Baru Dua Pekan Dibuka, Lima Perusahaan Sudah Menggelar Vaksinasi Gotong Royong di Gresik

Dalam bulan ini, sudah ada lima perusahaan di Gresik yang menggelar vaksinasi gotong royong.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Willy Abraham
Wakil Bupati Gresik, Aminatun Habibah (dua dari kiri) meninjau vaksin gotong royong di PT Indopipe, Jumat (30/7/2021). 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Dalam bulan ini, sudah ada lima perusahaan di Gresik yang menggelar vaksinasi gotong royong.

Vaksinasi gotong royong perdana di Gresik dimulai pada Jumat (16/772021). Perusahaan PT Garuda Food Putra Putri Jaya Tbk, menjadi perusahaan pertama menggelar vaksinasi gotong royong.

Hal ini sesuai arahan Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) bersama puluhan perusahaan di Gresik dalam rapat secara daring. Dalam rangka percepatan vaksinasi gotong royong demi menciptakan herd immunity di Gresik.

Wakil Bupati Gresik, Aminatun Habibah menyebut, perusahaan ikut berperan serta menggelar vaksin gotong royong, dengan biaya sendiri untuk seluruh karyawan.

"Saat ini sudah ada 11 perusahaan mengajukan vaksinasi gotong royong, tapi baru lima perusahaan yang sudah melakukan vaksinasi gotong royong," ucapnya, Jumat (30/7/2021).

Pihaknya tidak menutup mata, bahwa ada karyawan yang berasal dari Gresik sudah menjalani vaksinasi di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP).

Saat ini, Pemkab Gresik juga membuka layanan vaksinasi di lokasi wisata. Kemudian menambah jumlah vaksinator dengan merekrut relawan dari tenaga kesehatan.

Bu Min sapaan akrab Aminatun Habibah menyebut, kendala vaksinasi gotong royong adalah dropping vaksin. Perusahaan memesan vaksin di Biofarma harus bergantian dengan perusahaan lain.

Kerja sama Biofarma ada di tiga rumah sakit, di antaranya RS Petrokimia Gresik dan RS Semen Gresik.

Salah satu perusahaan swasta di Gresik menjalani vaksinasi gotong royong hari ini. PT Indopipe melakukan vaksinasi kepada sekitar 80 karyawan dengan jenis vaksin Sinopharm.

"Hari ini 80 karyawan dari 118 karyawan. Sebagian karyawan sudah menjalani fasilitas gratis di pemkab," terang Presdir PT Indopipe, Kukuh Wira Sarjana.

Satu dosis vaksin jenis Sinopharm seharga Rp 818.000. Artinya, dua dosis vaksin yang diberikan karyawan seharga Rp 1,6 juta. Total, 80 karyawan, perusahaan mengeluarkan kocek sedalam Rp 130 juta.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved