Breaking News:

Cara Mengatasi Covid-19 Sesuai Anjuran Kemenkes dan WHO serta Langkah-langkah Jika Kontak Langsung

Berikut sederet informasi seputar cara mengatasi Covid-19 atau Virus Corona sesuai anjuran WHO dan Kemenkes

Penulis: Arum Puspita | Editor: Musahadah
CANVA
ilustrasi mengatasi Covid-19 

SURYA.CO.ID - Berikut sederet informasi seputar cara mengatasi Covid-19 atau Virus Corona. 

Cara mengatasi Covid-19 ini berdasarkan informasi yang dilansir dari laman resmi World Health Organization ( WHO) dan Kementerian Kesehatan ( Kemenkes) RI. 

Ada sejumlah cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi Covid-19 selain isolasi mandiri, di antaranya:

- Berjemur

Menurut Kemenkes, pengaktifan vitamin D dapat terjadi dengan bantuan sinar matahari, seperti berjemur.

Saat terbaik untuk berjemur dilakukan selama 10 hingga 15 menit, sejak terbit sampai jam 09.00 atau sore jam 15.00 sampai matahari terbenam.

Baca juga: Cara Mengatasi Hilangnya Penciuman atau Anosmia Akibat Infeksi Virus Sesuai Anjuran Dokter

Sementara berdasarkan hasil penelitian Menzies Research Institute, Hobart Australia, anak-anak tidak akan tumbuh optimal atau bahkan terhenti pertumbuhannya jika kurang memperoleh vitamin D.

Agar vitamin D cukup, sekurang-kurangnya seorang anak harus terpapar matahari selama 8 jam dalam seminggu (Kutub Selatan).

Sementara, untuk anak atau orang dewasa di Indonesia, cukup terpapar sinar matahari pagi dan sore selama 5 sampai 15 menit sebanyak 3 kali dalam seminggu.

- Rutin konsumsi sumber vitamin D

Ada berbagai jenis makanan yang mengandung vitamin D, di antaranya:  minyak ikan, ikan salmon, ikan tuna, susu dan produk olahannya, jamur, hati, kuning telur

Jika kontak langsung dengan pasien Covid-19

Sementara jika Anda tidak sengaja kontak langsung dengan pasien Covid-19, ada baiknya melakukan hal-hal berikut ini. 

- Hubungi penyedia layanan kesehatan, seperti Puskemas atau rumah sakit terdekat. Anda juga bisa menghubungi hotline COVID-19 untuk mendapatkan informasi terkait tempat dan waktu untuk menjalani tes swab. 
- Taati prosedur pelacakan kontak untuk menghentikan penyebaran virus.
- Jika tidak melakukan tes, tetaplah di rumah dan jangan lakukan kontak dengan orang lain selama 14 hari.
- Selama masa karantina, jangan pergi ke kantor, sekolah, atau tempat-tempat umum. Mintalah seseorang mencukupi kebutuhan Anda.
- Jaga jarak minimal 1 meter dari orang lain, termasuk anggota keluarga Anda.
- Kenakan masker medis untuk melindungi orang lain, termasuk jika/ketika Anda perlu meminta perawatan medis.
- Cuci tangan Anda secara rutin.
- Gunakan ruangan yang terpisah dari anggota keluarga lain, dan jika tidak memungkinkan, selalu kenakan masker medis.
- Pastikan ventilasi ruangan selalu baik.
- Jika menggunakan kamar bersama orang lain, beri jarak antar-tempat tidur minimal 1 meter.
- Amati diri Anda sendiri apakah ada gejala apa pun selama 14 hari.
- Segera hubungi penyedia layanan kesehatan jika Anda mengalami salah satu tanda bahaya berikut: sulit bernapas, sulit berbicara atau bergerak, bingung, atau merasakan nyeri di dada.
_ Tetaplah positif dengan terus berinteraksi dengan orang-orang terdekat melalui telepon atau internet, dan dengan berolahraga di rumah.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved