Breaking News:

PPKM Darurat

PPKM Darurat Diperpanjang, PHRI Kota Batu Tahan Diri Hingga Kondisi Kondusif

PHRI mengutamakan keselamatan sumber daya manusianya dan mengikuti apapun langkah Pemkot Batu.

Penulis: Benni Indo | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/benni indo
Seorang karyawan melintas di depan pintu masuk wahana bunga Selecta. Sepanjang PPKM Darurat, tempat wisata di seluruh Kota Batu tutup sehingga tidak ada aktivitas wisatawan di tempat wisata. 

SURYA.CO.ID, BATU – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Pulau Jawa dan Bali diperpanjang hingga akhir Juli 2021. Tidak terkecuali Kota Batu.

Perpanjangan PPKM Darurat juga berarti masa penutupan tempat wisata di Kota Batu juga diperpanjang.

Sektor pariwisata merupakan salah satu sektor penggerak ekonomi di Kota Batu.

Menanggapi masa perpanjangan PPKM Darurat di Kota Batu, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Batu memilih untuk menahan diri hingga situasi dirasa aman.

Ketua PHRI Batu, Sujud Hariadi mengatakan, pihaknya lebih mengutamakan keselamatan para anggotanya.

Meskipun, dampak yang dialami akibat penutupan tempat wisata juga tidak ringan.

“Kami menahan diri dulu sampai pandemi berada di titik aman. Punah dalam waktu dekat tidak mungkin, tapi paling tidak sudah dalam kondisi aman,” ujar Sujud, Rabu (21/7/2021).

PHRI tidak memilih memutus hubungan kerja karyawannya.

Mereka memilih untuk merumahkan sementara dan sebagian lainnya memotong gaji.

Sujud berharap Pemkot Batu bisa memberikan bantuan untuk meringankan beban ekonomi para karyawan yang dirumahkan sementara.

Baca juga: Langkah DKPP Kota Blitar setalah Ditemukan Puluhan Ekor Hewan Kurban Terpapar Penyakit Cacing Hati

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved