Selasa, 7 April 2026

Virus Corona di indonesia

FAKTA BICARA Masyarakat Ingin Pemerintah Setop PPKM, Lihat Hasil Survei LSI

Masyarakat ternyata lebih banyak yang memilih, agar pemerintah menghentikan kebijakan PSBB maupun PPKM darurat.

Editor: Suyanto
surya/didik mashudi
ILUSTRASI - Polisi menutup jalan selama PPKM Darurat. Survei LSI menemukan fakta, masyarakat ingin pemerintah stop PPKM. 

SURYA.co.id I JAKARTA - Lembaga Survei Indonesia (LSI) menggelar survei tentang respon masyarakat seputar kebijakan penanganan covid-19 seperti pembatasan sosial besar (PSBB), PPKM darurat dan lain-lain.

Hasilnya? Masyarakat ternyata lebih banyak yang  menginginkan agar pemerintah menghentikan kebijakan PSBB maupun PPKM darurat.

"Mayoritas 57,1 persen merasa PSBB sudah cukup dan bisa dihentikan agar ekonomi segera jalan," kata Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan dalam paparan hasil surveinya, Minggu (18/7/2021).

Baca juga: Bupati Lumajang dan Wakil Donasikan Semua Gaji untuk Warga Terdampak PPKM Darurat

Tercatat, ada 57 persen responden yang meminta pemerintah menghentikan kebijakan PSBB dan hanya 38,8 persen responden yang menilai sebaiknya PSBB dilanjutkan agar penyebaran virus Covid-19 bisa diatasi.

Sedangkan, 4,1 persen responden memilih tidak menjawab.

Di jelaskan, perbedaan sikap masyarakat dalam menanggapi hasil survei ini bersumber dari alasan kesehatan dan masalah ekonomi.

Baca juga: UPDATE COVID INDONESIA: Alhamdulillah Turun Signifikan, Jadi 44.721 Kasus sehari

Mereka yang menghendaki PSBB dihentikan berasalan, perlu kerja dan cari makan untuk melanjutkan hidup. Sebaliknya, mereka yang ingin PSBB berlanjut beralasan, kesehatan yang merupakan kunci kelangsungan hidup harus diutamakan
"Jadi ini persoalan antara ekonomi dan kesehatan," katanya.

Sebagai catatan, survei LSI menggunakan metode survei simple random sampling dengan margin of eror +/- 2,88 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Adapun sampel dari survei ini berjumlah 1.200 responden

Sampel berasal dari seluruh provinsi yang terdistribusi secara proporsional. Sebaliknya, survei digelar pada 20-25 Juni 2021 lalu.

UPDATE COVID INDONESIA:

Kabar menggembirakan. Angka penularan per Minggu (18/7/2021) hari ini kembali menunjukkan penurunan.

Data Satgas Penangan Covid, Minggu (18/7/2021) menunjukkan, dalam 24 jam terakhir, angka terkonfirmasi positif covid sebanya 44.721 kasus.

Angka ini menujukkan penuruan dalam tiga hari berturut-turut.

Dimulai pada Jumat (16/7/2021), angka penularan 54.000 atau turun 2.757 dibanding angka pada hari Kamis yang mencapai 56.757 kasus seharo.

Lalu pada Sabtu (17/7/2021), penularan kembali menurun menjadi 51.92 kasus perhari, dan hari ini Minggu (18/7/2021) turu signifikan di angka 44.721 kasus.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved