Breaking News:

KKB Papua

Kekuatan Tempur KKB Papua Semakin Berkurang, 9 Orang Diduga Anggota OPM Berhasil Ditangkap TNI

Kekuatan tempur KKB Papua kini semakin berkurang. Hal ini lantaran sembilan anggotanya berhasil ditangkap oleh TNI baru-baru ini.

Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Musahadah
Youtube via Tribun Manado
Ilustrasi anggota OPM. 9 Orang Diduga Anggota OPM Berhasil Ditangkap TNI 

Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Musahadah

SURYA.co.id - Kekuatan tempur KKB Papua kini semakin berkurang. Hal ini lantaran sembilan anggotanya berhasil ditangkap oleh TNI baru-baru ini.

Melansir dari laman kodam1-bukitbarisan.mil.id, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 131/Brs mengamankan 9 orang WNI yang diduga anggota OPM pada saat melaksanakan sweeping di Pos Pitewi Distrik Arso Timur Kab. Keerom, Papua.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif 131/Brs Letkol Inf Muhammad Erfani dalam rilis tertulisnya di Skouw Distrik Muara Tami, Jayapura, Rabu (14/07/2021).

Dansatgas menjelaskan masyarakat tersebut diamankan saat Pos Pitewi melaksanakan kegiatan Sweeping malam.

Sekitar pukul 00.15 WIT (14/07/2021), di depan Pos Pitewi melintas kendaraan roda empat jenis Carry Pick Up Nopol PA 8072 AP yang membawa masyarakat sebanyak 12 orang.

Baca juga: Sosok Egianus Kogoya Pimpinan KKB Papua yang Serang dan Lukai 5 Anak Buah Jenderal Andika Perkasa

Setelah diperiksa diketahui bahwa dari 12 Orang tersebut 9 orang diantaranya diduga sebagai anggota OPM, karena ditemukan kartu tanda pengenal OPM, dokumen tertulis tentang kegiatan yang dilaksanakan pada saat tanggal 1 juli di Markas Victoria Papua Nugini.

“Kami Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 131/Brs akan terus berusaha untuk mencegah terjadinya pelanggaran lintas batas negara, keluar masuknya barang-barang ilegal serta mempersempit ruang gerak anggota OPM dengan melaksanakan sweeping rutin di setiap pos-pos yang menjadi perlintasan orang-orang yang tidak bertanggung jawab di wilayah Kab. Keerom dan Jayapura”, Ujar Dansatgas.

Di tempat terpisah Dankipur A Lettu Inf Ridollah Sibueya mengatakan, dari 12 warga tersebut 9 diantaranya diduga kuat sebagai anggota OPM.

Setelah dilakukan interogasi lanjutan oleh satgas inteligen diperoleh keterangan bahwa ke 9 Orang tersebut baru saja selesai menghadiri upacara tgl 1 Juli 2021 di Markas Victoria Distrik Bewani, PNG.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved