Jumat, 10 April 2026

Virus Corona di Surabaya

Wawali Cak Ji Berharap Mahasiswa Kedokteran Mau Jadi Relawan Nakes

"Kami berharap bisa merekrut relawan nakes dari mahasiswa semester akhir Kedokteran atau STIKES," kata Wakil Wali Kota Surabaya Armuji.

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Parmin
surya/benni indo
Tenaga kesehatan sedang bertugas saat menjalankan aktivitas vaksinasi. Wawali Surabaya Armuji berharap mahasiswa kedokteran mau menjadi relawan tenaga kesehatan (nakes). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Dalam situasi darurat covid saat ini harus menggugah semua pihak bergerak. Ketercukupan tenaga kesehatan (nakes) di Surabaya saat ini sangat diperlukan untuk menangani pasien covid. Di setiap rumah sakit sudah penuh.

Tapi juga saat ini Puskemas bahkan tempat lain akan dimaksimalkan untuk layanan kesehatan.

Puskesmas harus 24 jam selalu tanggap laynan covid. Pemkot sudah menyiapkan langkah terbaik untuk memberi pelayanan warganya yang terpapar covid. 

"Hasil koordinasi kami dengan IDI dan rumah sakit, kita kekurangan nakes. Kami berharap bisa merekrut relawan nakes dari mahasiswa semester akhir Kedokteran atau STIKES," kata Wakil Wali Kota Surabaya Armuji usai rapat koordinasi dengan IDI dan Persatuan RS, Rabu (14/7/2021).

Situasinya saat ini memang darurat. Banyak nakes juga terpapar covid. Bahkan banyak di antara mereka juga mengorbankan jiwanya demi tugas kesehatan di tengah pandemi. Perjuangan Nakes tak kenal lelah.

Wawali Armuji menegaskan bahwa dalam situasi saat ini harus dihindari birokrasi yang jlimet. Termasuk jika ada rekrutmen nakes untuk jadi relawan bisa diupayakan. 

Wawali Cak ini menegaskan bahwa saatnya mengambil terobosan dan percepatan layanan.

Harus dihindari administrasi njelimet dan birokratis saat orang saat ini butuh obat atau vaksin.

Warga juga butuh layanan kesehatan.

Pemkot Surabaya menggelar Rapat Koordinasi Daring dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Surabaya, Persatuan Rumah Sakit Indonesia (PERSI), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Surabaya, BPOM, Distributor Obat ,  Forkopimda dan OPD terkait.

Rapat membahas situasi terkini covid di Kota Pahlawan dan  penanganan medis serta tata laksana dalam situasi darurat. Ketercukupan tenaga kesehatan menjadi perhatian serius mereka.

Yang menjadi kabar baik bahwa angka kesembuhan pasien covid harian di Surabaya mencapai jumlah tertinggi.

Sebabyak 729 orang sembuh. Kasus infeksi covid bertambah mencapai 1.624 orang. Atau kasus aktif menjadi 2.275 orang. 

Wakil walikota Surabaya Armuji yang memimpin Rapat itu mendengarkan masukan dari IDI , PERSI dan berbagai mitra kerja lainnya.

Perwakilan IDI dr Bramana Askanda menyampaikan bahwa hingga saat ini 270 Dokter terpapar Covid-19.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved