Rabu, 17 Juni 2026

Sambang Kampung Malang Surabaya

Warga RT 1/RW 5 Kampung Malang Surabaya Budidaya Hidroponik dan Lele, Sediakan Lahan Khusus

Meski memiliki lahan yang terbatas, suasana asri begitu terasa di kawasan RT 1 RW 5 Kampung Malang, Kelurahan Tegalsari Surabaya.

Tayang:
Penulis: Zainal Arif | Editor: Parmin
surya.co.id/habibur rohman
TATA LINGKUNGAN - Warga dan kader lingkungan berusaha aktif untuk menata lingkungan di Kampung Malang RT-1 RW-5 Surabaya, Senin (12/7/2021). Selain giat melakukan penghijauan, hampir semua tembok kosong kampung ini dipenuhi dengan warna warni mural untuk mengurangi kesan kumuh. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Meski memiliki lahan yang terbatas, suasana asri begitu terasa di kawasan RT 1 RW 5 Kampung Malang, Kelurahan Tegalsari Surabaya.

Kampung yang padat rumah dihuni oleh 197 Kartu Keluarga (KK) ini memaksimalkan potensi dengan bergotong-royong melakukan penanaman tanaman hidroponik.

Warga membudidayakan tanaman hidroponik seperti kangkung, sawi, selada dan tumbuhan hijau lainnya yang ditata rapi di atas pot dan pipa.

Tanaman tersebut sengaja dibudidayakan pada lahan khusus supaya terkena sinar matahari secara langsung.

Ketua RT, Soenarto mengatakan ada 7 tempat yang digunakan untuk melakukan budidaya hidroponik didalam kampungnya.

"Disini banyak rumah-rumah tinggi, sehingga banyak lahan disekitar rumah warga yang tidak terkena sinar matahari. Makanya kami berinisiatif untuk mengumpulkan semua tanaman menjadi pada tempat khusus yang ada sinar mataharinya," ujar Soenarto kepada SURYA.co.id, Senin (12/7/2021).

Sementara untuk warga yang tinggal di dekat dengan lokasi budidaya tanaman hidroponik diberi tugas untuk menjaga agar anak kecil tidak merusak tanaman.

"Warga juga ikut mengontrol air di baknya itu jangan sampai kekeringan, listriknya juga jangan sampai mati. Namun kontrol utama tetap harus kader lingkungan," ungkapnya.

Selain suasananya yang begitu sejuk, di kampung ini juga tak terlihat sampah yang berserakan.

Ketua Kader Lingkungan, Mei Winarti menjelaskan warga RT 01 memiliki komposter dan bank sampahnya sendiri.

"Kalau di RT 1 ada sekitar sepuluh komposter. Dimana sampah-sampah sisa warga diubah menjadi pupuk. Jika cuacanya dalam kondisi terik sekitar 3 bulan pupuk bisa dipakai apabila sudah jadi tanah," ungkapnya.

Saat tanaman hidroponik panen, Winarti mengaku membagikan sebagian hasil tanamannya ke warga untuk dikonsumsi. 

Sementara sebagiannya lagi di jual untuk dibelikan bibit yang kemudian ditanam kembali oleh warga.

Selain tanaman Hidroponik, kampung ini juga membudidayakan lele pada drum-drum plastik.

Sebanyak 4 drum plastik ditempatkan pada lahan lebih milik warga setempat.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:00 WIB
France
Prancis
Live
Senegal
Senegal
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 05:00 WIB
Iraq
Irak
VS
Norway
Norwegia
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
Argentina
Argentina
VS
Algeria
Aljazair
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 11:00 WIB
Austria
Austria
VS
Jordan
Yordania
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved