Virus Corona di Surabaya
Daftar Jalan Alternatif ke Surabaya yang Bisa Dilalui Selama Bundaran Waru Ditutup Total 14 Hari
Jalan akses menuju Kota Surabaya melalui Bundaran Waru ditutup total mulai hari ini, Rabu (7/7/2021).
Penulis: Samsul Arifin | Editor: Musahadah
Sementara itu, warga Sidoarjo yang sehari-hari bekerja di Surabaya bernama Agung Nur lebih memilih jalan alternatif lain.
"Saya lewat Masjid Agung. Tidak ada penjagaan maupun portal. Bagaimana lagi saya mau bekerja," ujarnya.
Sebelumnya disekat
Sebelum ditutup total hari ini, di Bundaran Waru sudah dilakukan penyekatan sejak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat pada 3 Juli 2021.
Para pengendara selain berplat Surabaya (plat L), maupun Sidoarjo (W), atau wilayah aglomerasi diperiksa petugas gabungan.
Mereka diminta untuk menunjukkan satu di antara surat perlengkapan administrasi.
Di antaranya, bukti telah melakukan vaksin, swab PCR (2x24 jam), atau swab antigen (1x24 jam), atau surat jalan untuk sejumlah profesi.
Bagi pengendara yang tak bisa menunjukkan satu di antaranya maka diminta untuk putar balik.
Hal ini terlihat dalam pemberlakuan PPKM Darurat hari pertama, Sabtu (3/7/20210).
Pada hari pertama penerapan ini, petugas gabungan melakukan penyekatan di Pos Bundaran Cito Surabaya.
Bundaran ini merupakan perbatasan Surabaya dengan Sidoarjo.
Di tempat ini, petugas dari kepolisian, satpol PP, hingga Dinas Perhubungan melakukan pemeriksaan.
Satu di antara pengendara yang harus diberhentikan adalah Hari.
Pengendara roda dua berplat S ini mengaku tinggal di Desa Wage, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo.
"Saya diminta untuk menunjukkan bukti vaksin. Tapi, saya baru satu kali. Saya diperbolehkan jalan setelah menunjukkan surat kerja," kata Hari yang berprofesi sebagai apoteker ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/suasana-bundaran-waru-arah-masuk-kota-surabaya-ditutup-total.jpg)