Senin, 20 April 2026

Berita Surabaya

Suroboyo Bus kini Tak harus Bayar Pakai Botol, Bisa Pakai Nontunai 

Nantinya Suroboyo Bus milik Pemkot Surabaya ini bisa juga berbayar tiket biasa. Namun akan berlaku tiket nontunai.

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Parmin
Surabaya.Tribunnews.com/Pipit Maulidya
Penampilan Suroboyo Bus baru, tipe Mercedes-Benz O500U 1726 LE saat diserahkan ke Pemkot Surabaya. Nantinya naik bayar Suroboyo Bus bisa pakai tiket nontunai. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Naik Suroboyo Bus tidak lagi hanya membayar pakai sampah botol. Nantinya bus milik Pemkot Surabaya ini bisa juga berbayar tiket biasa. Namun akan berlaku tiket nontunai.

Rencana itu sudah dalam pembahasan Dishub Surabaya dan Komisi C DPRD Surabaya.

Pengelolaan dan Operator Suroboyo Bus tersebut nantinya juga akan di bawah Badan Layanan Umum Milik Daerah (BLUD).

Bahkan bus nyaman plat merah itu juga akan berubah menjadi plat kuning. Dengan plat kuning bisa memberlakukan tarif. Namun besaran tarif tetap murah.

"Sedang kita bahas agar warga bisa dengan mudah memanfaatkan angkutan masal. Operator Suroboyo Bus nanti tidak langsung di bawah Dishub. Tapi BLUD," kata William Wirakusuma, Minggu (27/6/2021).

Selama ini, animo warga naik Suroboyo Bus terus meningkat. Namun warga agak kesulitan kalau harus mengumpulkan sampah botol plastik. Selain itu tempat penukaran botol juga belum banyak. Namun pembayaran pakai botol ini nanti tetap berlaku. 

Sebab semangatnya adalah mengurangi sampah plastik. William menandaskan bahwa pengembangan transportasi umum di Kota Surabaya kedepan harus lebih baik. Proses pembentukan BLUD untuk Suroboyo Bus itu akan dipercepat.

Dengan BLUD dan tiket terbuka akan menambah PAD Surabaya. Akan ada kenaikan retribusi di bidang transportasi.

Namun, untuk bisa menaikan retribusi, Suroboyo Bus harus berubah dari plat merah ke plat kuning. 

Dalam perubahan pengelolaan tersebut nantinya ada perubahan sistem dalam pembayaran.

Perubahan sistemnya ada di pembayaran e-money. Hal itu sudah diusulkan agar masyarakat bisa abonemen. 

Saat ini ada total 20 unit Suroboyo Bus yang melayani semua rute.

Ketua Fraksi PSI DPRD Surabaya itu menyebut bahwa perubahan plat kuning di Suroboyo bus juga akan berlaku untuk 120 unit bus hibah dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub). 

"Jadi semua nanti akan berplat kuning semua karena sistemnya kan buy the service (BTS)," kata William.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, Irvan Wahyu Drajat menjelaskan bahwa pada Maret lalu Kemenhub melakukan pemilihan operator dan penyiapan bus  yang terdiri dari bus besar low deck untuk bantuan bus Kemenhub.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved