Program MMI Telah Jangkau  hampir 27.000 UMKM dan 20.000 Relawan Mentor

Bank Commonwealth mengumumkan program MicroMentor Indonesia (MMI) telah menjadi komunitas relawan mentor terbesar di dunia.

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Parmin
Foto: bank commonwealth 
Capture virtual Bank Commonwealth. 

SURYA.co.id | SURABAYA -  Mastercard dan PT Bank Commonwealth atau Bank Commonwealth mengumumkan program MicroMentor Indonesia (MMI) telah menjadi komunitas relawan mentor dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) MicroMentor terbesar di dunia.

Program kerjasama dengan Mercy Corps Indonesia ini telah menjangkau hampir 27.000 UMKM dan 20.000 relawan mentor di Indonesia.

Program ini juga telah mencapai 50.000 interaksi dengan UMKM dan pendampingan relawan melalui kegiatannya. 

Didukung oleh Kementerian Koperasi dan UKM, MMI bertujuan menghubungkan UMKM dengan mentoring bisnis dan pelatihan keamanan siber untuk mendukung target kementerian yaitu 30 juta UMKM menjadi bagian dari ekosistem digital pada tahun 2024.

Lauren Sulistiawati, Presiden Direktur Bank Commonwealth, mengatakan, hingga Mei 2021, pihaknya telah mendukung 106.000 pengusaha UMKM perempuan melalui program Literasi Keuangan.

"Kami senang dapat terus mendukung pertumbuhan bisnis UMKM di Indonesia melalui MMI yang bekerja sama dengan Mastercard dan Mercy Corps Indonesia," kata Lauren, saat pelincuran program MMI tahun 2021 secara virtual, Selasa (22/6/2021).

Lebih lanjut Lauren menyebutkan, UMKM berperan penting dalam mendukung perekonomian Indonesia. Dan pendampingan UMKM sangat dibutuhkan agar pengembangan UMKM di Indonesia menjadi lebih kompetitif dan tangguh.

"Terutama di situasi yang penuh tantangan saat ini sebagai dampak dari pandemi Covid 19," ungkap Lauren.

Pihaknya percaya program seperti MMI akan berperan besar dalam membantu UMKM Indonesia dalam mendapatkan pelatihan dan pembinaan yang relevan berdasarkan kebutuhan spesifiknya.

Usaha mikro dan kecil di Indonesia sangat terpukul akibat pandemi. Survei dari Bank Sentral Indonesia melaporkan bahwa terdapat 87,5 persen UMKM terkena dampak Covid 19.

Sedangkan MMI, platform mentoring virtual gratis pertama di Indonesia, berhasil membawa ekosistem pendampingan bisnis virtual dan terukur ke tanah air pada tahun 2019.

Sejak pertengahan 2020, jumlah relawan mentor dan pengusaha yang berpartisipasi dalam MMI meningkat lebih dari dua kali lipat.

Program MMI merupakan bagian dari komitmen Mastercard terhadap Indonesia di bawah Mastercard Academy 2.0, dengan tujuan memberdayakan 100.000 masyarakat Indonesia dengan keterampilan agar berhasil dalam ekonomi digital.

Mengingat pentingnya UMKM dalam menghadirkan lapangan kerja dan stabilitas ekonomi kepada jutaan masyarakat Indonesia, program ini akan terbukti sangat penting bagi pelaku usaha maupun mentor.

"Baik untuk pemulihan pasca pandemi secara spesifik maupun perjalanan transformasi digital Indonesia secara umum," tambah Navin Jain, Country Manager Indonesia Mastercard.

Memasuki tahun ketiga, MMI diharapkan dapat menjangkau 40.000 UMKM sebagai pengguna aktif di seluruh Indonesia.

Program ini juga meluncurkan Sistem Pelatihan Virtualnya, di mana Mastercard menyediakan akses ke keahlian global.

Mastercard telah menyediakan expert speaker series video yang dapat diakses tidak hanya oleh peserta program, tetapi juga oleh publik.

Bank Commonwealth juga akan memberikan materi dan mentor dengan topik seputar manajemen bisnis, Sumber Daya Manusia (SDM), manajemen keuangan, dan lain-lain, serta topik lainnya.

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved