Berita Tulungagung
Bencana Longsor Lanjutan Memutus Jalan Desa Sendang - Nyawangan Tulungagung
Bencana longsor lanjutan terjadi terjadi di wilayah Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung.
Penulis: David Yohanes | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID, TULUNGAGUNG - Bencana longsor lanjutan terjadi terjadi di wilayah Kecamatan Sendang pada Senin (21/6/2021) kemarin sore.
Akibatnya, jalan penghubung antara Desa Sendang dan Desa Nyawangan tertutup oleh material dan tidak bisa dilewati.
Transportasi tanki pengangkut susu yang menjadi tulang punggung ekonomi warga pun terganggu.
Menurut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulungagung, Soeroto, longsor dipicu curah hujan yang sangat tinggi.
“Titik longsor ada di Dusun Jengglik, Desa Sendang, terjadi sekitar pukul 5.30 WIB kemarin,” terang Soeroto, Selasa (22/6/2021) sore.
Dimensi material longsor sepanjang 6 meter, ketebalan delapan meter dan lebar dua meter.
Proses penyingkiran material longsor dilakukan secara gotong royong oleh warga setempat.
Soeroto menargetkan, besok jalan sudah kembali bisa dilalui.
“Kami upayakan secepatnya, tidak perlu alat berat,” sambungnya.
Longsor juga turut membawa rumpun bambu milik warga.
Tanaman ini menggantung menutupi jalan, sehingga mengganggu proses pembersihan.
Bambu-bambu yang menggantung di jalan ditebas lebih dulu, sebelum material longsor dikeruk dari lokasi.
“Tanaman bambu ini terbawa longsor, karena tanah di bawahnya tidak kuat menahan air,” tutur Soeroto.
Longsor dalam skala luas terjadi di Kecamatan Sendang dan Pagerwojo pada Kamis (17/6/2021) dini hari.
Sekurangnya ada 25 rumah warga yang rusak terkena material longsor.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/longsor-di-kecamatan-sendang.jpg)