Kamis, 30 April 2026

LIVE Streaming Demo Warga Madura Protes Penyekatan dan Swab Test Massal di Jembatan Suramadu

Berikut live streaming demo warga Madura memprotes penyekatan dan Swab Test massal di Jembatan Surabaya.

Tayang:
Youtube SURYA Online
Tangkap layar Live Streaming Demo Warga Madura Protes Penyekatan dan Swab Test Massal di Jembatan Suramadu 

Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Musahadah

SURYA.co.id - Berikut live streaming demo warga Madura protes penyekatan dan Swab Test massal di Jembatan Surabaya.

Dalam demo hari ini, Senin (21/6/2021), warga menolak swab massal yang dinilai sebagai bentu diskriminasi terhadap warga Madura.

Tampak beberapa warga menaiki motor dan ada juga yang menaiki mobil pik up.

Dengan menggunakan pengeras suara, warga menyuarakan protesnya.

Beberapa warga juga tampak membawa spanduk.

Berikut live streamingnya:

Diberitakan, gelar penyekatan di pintu masuk Jembatan Suramadu sisi Surabaya efektif mulai diberlakukan, Kamis (17/6/2021) pukul 00.00 WIB.

Pemeriksaan rapid antigen diterapkan kepada semua pengendara tujuan Bangkalan, seperti halnya penyekatan di sisi Madura untuk pengendara tujuan Surabaya yang sudah berlaku sejak Minggu (6/6/2021).

Pemberlakuan penyekatan di pintu masuk Jembatan Suramadu sisi Surabaya menyusul hasil kesepakatan antara Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron (Ra Latif) bersama Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.

Bupati Ra Latif mengungkapkan penyekatan di pintu Jembatan Suramadu sisi Bangkalan-Surabaya merupakan upaya pemerintah mengurangi angka penyebaran Covid-19 antar daerah.

“Tidak ada tindakan diskriminatif, harus ada rapid test antigen untuk warga dari Bangkalan atau dari Surabaya yang melintasi Jembatan Suramadu. Kami ingin Bangkalan dan Surabaya kembali zona hjau, bebas Covid-19,” ungkap Ra Latif.

Ia menjelaskan, Bangkalan dan Surabaya dengan Jembatan Suramadu secara geografis maupun demografis merupakan dua kawasan tidak terpisahkan.

Penyekatan di dua sisi gerbang Jembatan Suramadu menjadi salah satu bentuk kerjasama Pemkab Bangkalan dan Pemkot Surabaya dalam upaya memberikan rasa aman masyarakat dari penyebaran Covid-19.

“Tidak benar adanya isu-isu bahwa ada diskriminasi terhadap warga Madura. Sekali lagi, tidak ada diskriminasi, semua warga dari Surabaya tujuan Madura akan di-rapid antigen,” jelasnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved