Breaking News:

Berita Malang Raya

Jadi Korban Pencurian, Warga Malang Ini Seperti Beli Bakso Seharga Rp 5,8 Juta

Tidak dijelaskan bagaimana korban meninggalkan dua barang elektronik itu, apakah diletakkan di atas jok motor, atau di dashboard.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Deddy Humana
ilustrasi
pencurian 

SURYA.CO.ID, MALANG - Kelalaian meletakkan barang berharga di tempat terbuka, membuat IF, warga Jalan Mayjen Panjaitan Dalam, Kelurahan Penanggungan, Kecamatan Klojen harus menebusnya dengan mahal.

Mengira hanya membeli bakso sebentar, perempuan berusia 38 tahun itu malah harus kehilangan barang elektronik miliknya senilai Rp 5,8 juta.

Dalam kejadian Senin pekan lalu itu, dua barang elektronik milik IF adalah HP merek Meizu M6, dan laptop merek HP 14s yang ditinggal di sepeda motornya. Sementara ia masuk ke sebuah warung bakso di di Jalan Jaksa Agung Suprapto Gang II, Kecamatan Klojen, Kota Malang.

"Korban merasa aman hanya ditinggal sebentar, lalu membiarkan HP merek Meizu M6, dan laptop merek HP 14s di motornya. Setelah itu, korban masuk ke dalam warung bakso untuk membeli dan memakannya di tempat," kata Kasi Humas Polresta Malang Kota, Iptu Ni Made Seruni Marhaeni, Minggu (20/6/2021).

Tidak dijelaskan bagaimana korban meninggalkan dua barang elektronik itu, apakah diletakkan di atas jok motor, atau di dashboard, atau dimasukkan tas di gantungan motor. Namun karena korban makan bakso juga, maka dipastikan ia tidak sebentar meninggalkan motornya.

Dan setelah selesai memakan bakso, korban pun menuju ke sepeda motornya dan hendak pulang. Namun alangkah kagetnya korban,karena barang-barang eletroniknya sudah tidak ada di motornya.

Korban bertanya ke warga sekitar, untuk mengetahui ciri-ciri pelaku yang telah mencuri barang elektroniknya. Namun tidak ada satupun warga yang tahu sehingga korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Malang Kota. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian hingga Rp 5,8 juta.

Iptu Ni Made Seruni Marhaeni mengungkapkan, pihaknya akan menindaklanjuti laporan milik korban. "Akan kami tindak lanjuti, dengan melakukan penyelidikan sesuai prosedur yang berlaku. Dan dalam kesempatan ini pula, kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dan waspada. Jangan pernah meninggalkan barang berharga. Karena pelaku kejahatan, sering memanfaatkan kelengahan korban," ujar Ni Made. ****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved