Rabu, 22 April 2026

Doa Sebelum Berhubungan Suami Istri Tulisan Arab, Latin dan Terjemahan

Berikut bacaan doa sebelum berhubungan suami istri tulisan Arab, latin dan terjemahan.

Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Musahadah
istimewa/SURYA.CO.ID
Ilustrasi - Doa sebelum berhubungan suami istri 

Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Musahadah

SURYA.CO.ID - Berikut doa sebelum berhubungan suami istri yang diajarkan dalam Islam.

Membaca doa adalah keharusan bagi umat Islam, sebelum melaksanakan aktivitas apapun, agar selalu dalam lindungan Allah SWT.

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ

"Dan Tuhanmu berfirman: 'Berdoalah kalian kepada-Ku, niscaya akan Kukabulkan bagi kalian'." (QS Ghâfir: 60).

Selain membaca doa sebelum berhubungan suami istri, terdapat sejumlan anjuran lain yang perlu diperhatikan di antaranya:

ilustrasi menikah
ilustrasi menikah (pezibear)

1. Dilarang melalui jalan belakang

Berhubungan suami istri yang diizinkan sebagaimana kaidah agama, dan tidak melalui jalan belakang (dubur).

Dalam surat Al Baqarah: 233 dijelaskan sebagai berikut, "Istri-Istrimu adalah ladang bagimu, maka datangilah ladangmu itu kapan saja dengan cara yang kamu sukai. Dan utamakanlah (yang baik) untuk dirimu. Bertaqwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa kamu (kelak) akan menemui-Nya. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang yang beriman.”

2. Dilarang saat haid

Ilustrasi nyeri haid
Ilustrasi nyeri haid (surya/ahmad zaimul haq)

Saat istri haid, suami tidak boleh mengajak istri berhubungan karena darah haid adalah kotoran.

Sebagaimana QS. al-Baqarah ayat 222 menjelaskan “Mereka bertanya kepadamu tentang haid. Katakanlah: “Haid itu adalah suatu kotoran”. Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari perempuan di waktu haid; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu.”

3. Tidak boleh menceritakannya

Larangan menceritakan rahasia ranjangnya kepada orang lain.

“Sesungguhnya termasuk manusia paling jelek kedudukannya di sisi Allah pada hari kiamat adalah laki-laki yang menggauli istrinya kemudian dia sebarkan rahasia ranjangnya.” (HR. Ibn Abi Syaibah 17559, Ahmad 11673, dan Muslim 1437).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved