Breaking News:

Bangkalan Darurat Covid

Bangkalan bak Mengejar Covid-19, Semua Warga Sakit di Desa-Desa di Dua Kecamatan Mulai Didata

dari 36 kasus naik menjadi 382 kasus dengan sebaran kasus tertinggi di Kecamatan Arosbaya, Geger, Klampis, dan Kecamatan Kota.

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Deddy Humana
surya/ahmad faisol
Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron bersama Ketua DPRD Kabupaten Bangkalan, Muhammad Fahad, Dandim 0829 Letkol Kav Ari Setyawan Wibowa, serta Kapolres Bangkalan, AKBP Didik Hariyanto memantau pelaksanaan vaksinasi di Kantor Kecamatan Klampis, Minggu (13/6/2021). 

SURYA.CO.ID, BANGKALAN – Menghentikan penyebaran Covid-19 sudah tidak cukup dengan mencegah kontak antarmanusia, tetapi Bangkalan sudah seperti 'mengejar' Corona itu sendiri sebelum menyebar.

Sepekan setelah 'ledakan' kasus, Pemkab Bangkalan memilih melakukan pendataan terhadap semua warga sakit di desa-desa di dua kecamatan, mulai Senin (14/6/2021), guna mempersempit peluang penularan.

Pendataan massal warga itu sebenarnya upaya untuk mengoptimalkan kembali fungsi Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro. Cara itu akan mulai dilakukan oleh seluruh kepala desa (kades) di Kecamatan Arosbaya dan Kecamatan Klampis.

Para kades akan memimpin pendataan dan pelaporan warga yang sakit hingga imbauan melakukan rapid test, swab PCR, hingga vaksinasi. Hal itu disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Bangkalan, Muhammad Fahad usai memantau rapid test antigen di Balai Desa Tengket, Kecamatan Arosbaya dan di Kantor Kecamatan Klampis, Minggu (13/6/2021).

Fahad memantau pelaksanaan vaksinasi sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat bersama Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron (Ra Latif), Kapolres Bangkalan, AKBP Didik Hariyanto, Dandim 0829 Letkol Kav Ari Setyawan Wibowo, serta seluruh kepala desa di dua kecamatan tersebut.

“Mulai besok, semua kepala desa di Kecamatan Arosbaya dan Kecamatan Klampis akan mendata dan melaporkan ke kecamatan terkait siapa saja yang sakit dan warga yang bersedia divaksin,” tegas Fahad.

Selain itu, rombongan Forkopimda Bangkalan juga berharap seluruh kades, tokoh masyarakat, dan tokoh agama di Kecamatan Arosbaya dan Kecamatan Klampis turut memberikan edukasi atau pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya vaksinasi, rapid test antigen, dan swab PCR.

“Kami hanya bisa berikhtiar melalui vaksinasi, pemeriksaan melalui rapid antigen untuk mendeteksi sejak dini, termasuk tindakan swab PCR bagi masyarakat yang dinyatakan reaktif hasil tes rapid antigen. Semua itu untuk mencegah penularan, kami ingin semua masyarakat segera lepas dari wabah ini,” tutur Fahad.

Sebelumnya, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di Pendapa Agung Bangkalan, Sabtu (12/6/2021) menyampaikan, mengembalikan fungsi PPKM Mikro merupakan salah satu dari beberapa langkah mitigasi yang harus dilakukan Satgas Penanganan Covid-19 di Bangkalan.

Sekedar diketahui, langkah mitigasi adalah serangkaian upaya untuk mengurangi resiko bencana baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana.

Halaman
12
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved