Kodam Jaya Kerahkan Pasukan Infanteri untuk Latihan Taktis, Jenderal Andika Perkasa Cek Kesiapan
Jenderal Andika Perkasa mengecek kesiapaan para prajurit infanteri Kodam Jaya yang akan dikerahkan untuk mengikuti latihan taktis.
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Iksan Fauzi
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Iksan Fauzi
SURYA.co.id - KASAD Jenderal Andika Perkasa mengecek kesiapaan para prajurit infanteri Kodam Jaya yang akan dikerahkan untuk mengikuti latihan taktis.
Batalyon Infanteri Mekanis 203/Arya Kemuning, Kodam Jaya akan melaksanakan Latihan Taktis di Pusat Latihan Tempur Kodiklatad, Batu Raja, Sumatera Selatan.
Latihan Posko I dan Lattis Drillpur yang akan dilakukan oleh Batalyon Tim Pertempuran Mekanis 203/Arya Kemuning Kodam Jaya merupakan program pertama yang dilaksanakan di Puslatpur Kodiklatad.
Komandan Kodiklat Angkatan Darat, Letjen TNI A.M. Putranto mengatakan para personel Yonif Mekanis 203/AK sudah siap untuk mengikuti pelatihan.
Ia juga menjelaskan rencana teknis, seperti materiil yang digunakan, senjata, hingga kendaraan tempur.
Baca juga: Biodata Mayjen TNI Abdul Rasyid Anak Buah Jenderal Andika Perkasa yang Pantau Sidang Insiden Ciracas
Baca juga: Biodata Letjen TNI Wisnoe Prasetja Perwira Asal Surabaya yang Jadi Koorsahli Jenderal Andika Perkasa
“Kesiapan mereka secara umum untuk personel sudah siap, saya juga minta kepada Aspers tidak ada pergantian personel sampai latihan selesai.
Secara umum prajuritnya sudah siap latihan karena mereka baru selesai latihan untuk tingkat kompi,” ujar Dankodiklatad, dilansir dari channel youtube TNI AD.
Jenderal Andika Perkasa memastikan kesiapan alat perhubungan dan transportasi yang digunakan untuk menuju Puslatpur di Batu Raja.
“Saya titip semuanya, latihan ini dilakukan secara bertahap.
Hadirkan juga personel yang sudah biasa menembak seperti dari Batalyon 155, untuk memberikan gambaran kepada personel Yonif Mekanis 203,” ujar Jenderal Andika Perkasa.
Latihan yang berlangsung di bulan Juni 2021 ini bertujuan untuk memelihara kesiapan operasi satuan dan meningkatkan profesionalisme seluruh prajurit TNI AD.
Berikut video selengkapnya.
Sebelumnya, Prajurit TNI jajaran Kodam Jaya juga menggelar Latihan Uji Siap Tempur (UST) Tingkat Kompi/Rai/Ton Terintegrasi Jajaran Kodam Jaya TA 2021.
Latihan tempur yang diikuti 922 prajurit Kodam Jaya itu dilakukan di bangunan apartemen Meikarta, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Simulasi itu telah dilakukan beberapa hari ini.
Mayjen TNI Dudung Abdurachman didampingi Kasdam Jaya, Brigjen TNI M Saleh, dan seluruh Pejabat Utama Kodam Jaya menyaksikan langsung simulasi latihan Uji Siap Tempur tersebut.
Dudung Abdurachman mengatakan, pasukan yang terlibat dalam latihan UST Terintegrasi Jajaran Kodam Jaya TA 2021 seluruhnya berjumlah 922 prajurit.
Jumlah tersebut terdiri atas Satuan Yonif 203/AK, Yonkav 9/SDK, Yonarhanud 10/ABC, Armed 7/105 GS, Denzipur 3/ATD.

Sedangkan untuk kendaraan tempur yang digunakan Anoa, Tank Scorpion, Meriam 155, Mistral, dan mobil Zihandak.
Menurut Dudung, latihan tempur ini sebagai antisipasi keadaan buruk sehingga perlu dilakukan persiapan.
Dia mengatakan, sebagai prajurit Kodam Jaya, harus berlatih terus agar fisik selalu prima.
"Dan tunjukkan kalian sebagai prajurit-prajurit yang profesional dan pantas sebagai prajurit pilihan bertugas di Kodam Jaya," ujarnya, seperti dikutip dari Kompas TV dalam artikel 'Prajurit TNI Latihan Tempur Kota Bawa Tank hingga Meriam, Pangdam Jaya: Kita Harus Siap'
Menurut dia, prajurit Kodam Jaya harus siap mengantisipasi terhadap situasi paling buruk sekalipun.
"Sebagai prajurit Kodam Jaya, kita harus siap," katanya lagi.
Dudung juga mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi semangat yang ditunjukkan saat pelaksanaan Latihan UST Terintegrasi tersebut.
"Setelah latihan ini kalian kembali ke satuan dan tetap faktor keamanan yang diutamakan karena masih banyak tugas yang akan kita laksanakan," ujar Pangdam Jaya.
Dia menuturkan, kawasan Meikarta dipilih sebagai lokasi latihan perang karena memenuhi syarat.
Tempat itu ideal sehingga sangat baik untuk melakukan ajang latihan pertempuran kota.