Sejak Sebelum Pandemi, SMM Inisiasi Blended Learning, Tiga Hal ini Alasannya
Pembelajaran terintegrasi dengan perangkat teknologi digital akan menjadi ciri khas pembelajaran masa depan.
Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Parmin
“SMM didirikan untuk mengubah miskonsepsi bahwa kita memang bisa belajar dari mana saja," ujar Laksmi.
Pendidikan yang berkualitas harus merata dan bisa diakses semua anak di Indonesia.
Berkat bantuan teknologi informasi, murid-murid SMM, tersebar dari Aceh hingga Papua.
Mengenai kurikulum yang dipakai, Laksmi menjelaskan, SMM tetap menggunakan Kurikulum Nasional.
Namun dalam proses belajar-mengajar, SMM menggunakan banyak pendekatan dan inovasi.
“Kami selalu merujuk riset-riset terbaru, misalnya tentang manajemen kelas maupun pedagogi.
Kami punya tim kurikulum yang rutin melakukan kajian tentang metode pembelajaran, sebelum akhirnya melibatkan guru-guru untuk berdiskusi,” ungkapnya.
Meskipun metode pembelajaran online bisa diterapkan sepenuhnya, Laksmi juga berharap pembelajaran tatap muka secara langsung sudah bisa dilakukan pada tahun ajaran baru mendatang.
“Kami sangat excited menyambut tahun ajaran baru. SMM juga menyiapkan delapan sekolah satelit di delapan kota, antara lain di Bandung, Depok, Tangerang, Surabaya serta beberapa kota besar lainnya," jelas Laksmi.
SMM siap seandainya pelaksanaan belajar sudah diperbolehkan dengan tatap muka langsung, tentunya dengan pendekatan belajar yang tak kalah seru dan menyenangkan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/belajar-online-yang-telah-dilakukan-smm.jpg)