Berita Surabaya

Biodata dr Agus Harianto SpA (K) yang Meninggal Dunia Hari ini, Tangani 100 Kasus Bayi Kembar Siam

Berikut ini profil dan biodata dr Agus Harianto SpA (K), Ketua Tim Pusat Pelayanan Kembar Siam Terpadu RSUD Dr Soetomo Surabaya yang meninggal dunia

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Musahadah
dok surya
Dr Agus Harianto SpA (K), Ketua Tim Kembar Siam RSUD dr Soetomo Surabaya yang meninggal dunia, Sabtu (5/6/2021). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Berikut ini profil dan biodata dr Agus Harianto SpA (K), Ketua Tim Pusat Pelayanan Kembar Siam Terpadu RSUD Dr Soetomo Surabaya yang meninggal dunia, Sabtu (5/6/2021).

Nama Dr Agus Harianto meninggal dunia di RSUD dr Soetomo, tempat dia mengabdi selama puluhan tahun pada Sabtu (5/6/2021) pukul 03.00 WIB. 

Kabar ini dibenarkan oleh dr Achmad Y Heryana SpA yang menjadi moderator dalam zoom penghormatan terakhir yang diadakan rekan-rekan dokter Agus.

"Rencana jenazah akan disucikan di Masjid An Nur untuk kemudian diberangkatkan dari RSUD Dr Soetomo, menuju TPU Keputih. Sebelum menuju TPU Keputih juga akan melewati aula FK Unair untuk penghormatan terakhir," urainya, Sabtu (5/6/2021).

Menurut Achmad, dokter Agus merupakan guru yang menjadi panutan karena selalu memberikan waktu luang pada para anak didiknya.

Baca juga: BREAKING NEWS Ketua Tim Kembar Siam RSUD Dr Soetomo dr Agus Harianto SpA (K) Meninggal Dunia

"Sumbangsih beliau terbesar adalah membentuk tim kembar siam dan beberapa kali berhasil menjalankan proses pemisahan bayi kembar siam,"lanjutnya.

Berikut ini profil dan biodata dr Agus Harianto

Ketua Tim Penanganan Kembar Siam RSUD Dr Soetomo, dr Agus Harianto, menjelaskan proses operasi kepada Silvina Dewi (19) (kiri), ibunda Aqila dan Azila kembar siam asal Kendari, Sulawesi Tenggara, ditemani suaminya Jasirin (25) lewat layar monitor di di Gedung Bedah Pusat Terpadu (GBPT), Rabu (14/8/2019).
Ketua Tim Penanganan Kembar Siam RSUD Dr Soetomo, dr Agus Harianto, menjelaskan proses operasi kepada Silvina Dewi (19) (kiri), ibunda Aqila dan Azila kembar siam asal Kendari, Sulawesi Tenggara, ditemani suaminya Jasirin (25) lewat layar monitor di di Gedung Bedah Pusat Terpadu (GBPT), Rabu (14/8/2019). (surya/ahmad zaimul haq)

1. Alumnus Unair

Dikutip dari laman unair.ac.id, Dr Agus Harianto merupakan lulusan Fakultas Kedokteran (FK) Unair tahun 1978.

Setelah tujuh tahun menempuh kuliah, ia harus menjalani inpres.

Proses itu merupakan bentuk pengabdian bagi dokter yang baru lulus.

Ia pun memilih pergi ke Sumba, Nusa Tenggara Timur. Daerah tersebut merupakan daerah yang rawan malaria dan terpencil. Di sini ia mengabdi selama dua tahun.

Setelah itu dia melanjutkan Pendidikan Dokter Spesialis Ilmu Kesehatan Anak di kampus yang sama, dan lulus tahun 1986. 

Lalu, dia mengikuti Pendidikan Konsultan Neonatologi Kolegium PP IDAI dan lulus tahun 1996. 

2. Riset dan organisasi 

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved