Sabtu, 9 Mei 2026

Berita Gresik

Trotoar di Desa Kauman Kabupaten Gresik Disulap Mirip Kawasan Malioboro Yogyakarta

Trotoar yang berdekatan dengan kawasan Masjid Kanjeng Sepuh Sidayu ini mirip dengan kawasan Malioboro, Yogyakarta.

Tayang:
Penulis: Willy Abraham | Editor: Titis Jati Permata
tribun jatim/willy abraham
Suasana kawasan Kauman yang mirip dengan Malioboro, Minggu (30/5/2021) malam. 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Bahu jalan di kawasan Desa Kauman, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik disulap menjadi lokasi wisata baru.

Trotoar yang berdekatan dengan kawasan Masjid Kanjeng Sepuh Sidayu ini mirip dengan kawasan Malioboro, Yogyakarta.

Desain lampu yang berwarna-warni. Kemudian trotoar yang luas dan dipasang beberapa kursi, membuat pengunjung betah berlama-lama menghabiskan waktu.

Warga pun ramai berdatangan, bahkan berasal dari luar desa Kauman. Mereka berswafoto di area wisata tersebut.

Banyaknya pengunjung yang datang, dimanfaatkan pedagang sekitar berjualan makanan khas pesisir Gresik seperti bonggolan dan lain sebagainya.

Salah satu pengunjung, Nurul Mufidah menyebut baru tahu dari instastories temannya di Instagram.

Suasana di kawasan Kauman Sidayu mirip dengan suasana Yogyakarta.

"Tentunya kangen sama Yogyakarta, kesan pertama senang, penataan di sekitar sini bagus," terangnya.

Baca juga: PPP Jatim Resmi Buka Gelaran Muswil IX, Ini Hal Strategis yang Akan Dibahas

Baca juga: Warga Desa Semen Kabupaten Kediri Protes Bau Menyengat Pembuangan Limbah Tahu

Baca juga: ITS Kolaborasikan Tiga Desa Ini Sebagai Area Pengembangan Riset dan Pengabdian Masyarakat

Kepala Desa Kauman, Muhammad Fatih mengaku mengubah kawasan yang dulunya berdiri adalah pertokoan. Kemudian diubah mirip dengan kawasan Malioboro.

"Gratis, di sini menjadi ikon desa. Untuk wisatawan lokal tidak perlu jauh-jauh ke Yogyakarta," terangnya.

Pihaknya juga memberikan fasilitas angklung dari seniman Gresik di trotoar tersebut. Sehingga membuat suasana semakin ramai.

Dengan adanya ikon ini, kata Fatih, omset para pedagang mengaku semakin laris karena banyaknya wisatawan.

"Setiap akhir pekan atau malam minggu ada musik angklung. Omset pedagang meningkat hampir di atas 90 persen. Biasanya sore belum habis sekarang sore sudah habis," tutupnya.

BACA BERITA GRESIK LAINNYA

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved