Minggu, 17 Mei 2026

Press Release

Targetkan 50.000 Ton, PG Rejo Agung Baru Madiun Mulai Giling Tebu 2021

Pelaksanaan giling tahun 2021 telah dipersiapkan secara matang baik dari segi on farm maupun off farm.

Tayang:
Foto Istimewa
Seremonial giling perdana PG Rejo Agung Baru, di Madiun, Kamis (20/5/2021). 

SURYA.CO.ID, MADIUN - Pabrik Gula (PG) Rejo Agung Baru di Madiun, Jawa Timur, mulai giling perdana pada momentum hari Kebangkitan Nasional, Kamis (20/5/2021).

PG dibawah PT PG Rajawali I, tersebut menargetkan capaian produksi gula kristal putih sebesar 50.000 ton di musim giling 2021 ini.

Hadir dalam seremonial pembukaan giling perdana tersebut, Direktur PT PG Rajawali I Rachmad

Sartono, bersama dengan VP Production and Process PT RNI (Persero) Nanik Soelistyowati, VP Purchasing PT RNI (Persero) Ferry Fardiansyah, SEVP Operasional Adang Sukendar Djuanda, didampingi General Manager PG Rejo Agung Baru Wisnu Subroto, para Kepala Bagian PG Rejo Agung Baru beserta perwakilan petani mitra PG.

Pelaksanaan giling tahun 2021 telah dipersiapkan secara matang baik dari segi on farm maupun off farm.

General Manager PG Rejo Agung Baru, Wisnu Subroto, Jumat (21/5/2021), mengatakan di bidang on farm ada target yang ditetapkan, yaitu menyediakan mutu bahan baku layak giling untuk mencapai rendemen tinggi.

PG Rejo Agung Baru memiliki komitmen untuk meningkatkan pelayanan pada mitra petani tebu baik dengan membantu menyediakan tenaga tebang maupun membantu kredit modal kerja bagi petani tebu mitra PG”, jelas Wisnu.

Selain itu, di bidang off farm, strategi yang dilakukan adalah dengan mengoptimalisasikan

kapasitas giling dan efisiensi pabrik untuk menekan harga pokok produksi, sehingga diharapkan mampu memberikan nilai tambah baik bagi PG maupun petani tebu.

“Pada tahun ini berdasarkan RKAP yang telah ditetapkan, target tebu digiling PG Rejo Agung Baru sebesar 640.000 ton, dengan target rendemen 7,70 persen. Semoga dapat tercapai dan giling berjalan lancar," ungkap Wisnu

Penetapan target tahun ini merupakan wujud optimisme untuk meraih kinerja yang lebih baik dari tahun 2020. Beberapa faktor salah satunya pandemi Covid-19 telah mempengaruhi kinerja di tahun 2020 yang penuh dengan tantangan.

Target tebu digiling berdasarkan RKAP 2021 naik 11 persen yaitu sebesar 640.000 ton dibandingkan realisasi tahun 2020 yang sebesar 575.000 ton.

Direktur PT PG Rajawali I, Rachmad Sartono dalam sambutannya saat acara seremonial pembukaan giling, mengatakan tahun ini merupakan tahun pembuktian untuk memperoleh kinerja yang lebih baik.

“Tahun ini harus diawali dengan semangat optimisme dan komitmen untuk mencapai target yang telah disepakati bersama. Semoga produksi tahun ini baik secara kualitas maupun kuantitas meningkat," kata Rachmad.

Dirinya menambahkan PT PG Rajawali I sebagai anak perusahaan BUMN PT RNI (Persero) yang merupakan Ketua BUMN Klaster Pangan harus mampu membantu masyarakat mendapatkan gula yang berkualitas baik dengan harga terjangkau.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved