Ali Kalora Cs Sulit Diburu dan Semakin Merajalela, Polri Ungkap Penyebabnya: Tak Semua Personel Bisa
Aksi Ali Kalora Cs dari kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) semakin merajalela, bahkan mereka semakin sulit diburu oleh aparat.
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Adrianus Adhi
Kita sudah, kita bisa tau dari saksi yang liat kelompok MIT yang melakukan dan tetap Polri bantu TNI untuk melakukan pengejaran yang bersangkutan," katanya.
Sebelumnya, Ali Kalora Cs kembali berulah menyerang dan membunuh 2 warga Poso secara Brutal.
Kedua warga tersebut tewas secara mengenaskan dengan kondisi kepala dan tubuh korban terpisah. Lokasi kejadian di Poso, Desa Kalimago, Sulawesi Tengah.
Insiden penyerangan ini dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah, Komisaris Besar Pol Didik Supranoto.
Ia juga membenarkan ada dua korban jiwa dalam insiden tersebut.
"Iya betul ( Ali Kalora Cs serang warga). Informasi awal korbannya ada dua," kata Didik kepada wartawan, Selasa (11/5/2021).
Namun, kata Didik, pihaknya masih belum mengetahui secara pasti kondisi korban.
Yang jelas, pihaknya masih melakukan olah TKP.
"Itu kalau kondisinya saya belum tau. Karena masih proses identifikasi. Tapi informasinya betul, kejadian di wilayah Poso, Desa Kalimago.
Untuk kondisinya kami masih menunggu identifikasinya karena masih di TKP," tukasnya.
Baca juga: Siasat Baru Satgas Nemangkawi Bikin Teroris KKB Papua Terjepit, Irjen Mathius D Fakhiri: Tutup Rapat
Perpanjang Satgas Madago Raya

Sebelumnya, Polri memutuskan memperpanjang masa kerja Satgas Madago Raya yang telah berakhir pada akhir Maret 2021 lalu.
Rencananya, masa tugas itu akan diperpanjang sampai 3 bulan ke depan.
Hal tersebut dibenarkan oleh Asops Kapolri Irjen Imam Sugianto.
Ia juga menjelaskan satgas Madago Raya akan tetap bekerja memburu kelompok teroris MIT Ali Kalora Cs yang melarikan di pegunungan Andole, Poso, Pesisir Utara.