Minggu, 26 April 2026

Info Mudik Surabaya: Ratusan Kendaraan Putar Balik Gara-gara Ini, Wisatawan Padati KBS

Berikut info mudik Surabaya hari ini, Sabtu (15/5/2021) di antaranya ratusan kendaraan putar balik gara-gara tak penuhi syarat, berwisata di KBS.

Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Adrianus Adhi
Humas Pemprov Jatim
Ilustrasi - info mudik Surabaya 2021 

Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Adrianus Adhi

SURYA.CO.ID - Berikut info mudik Surabaya hari Sabtu (15/5/2021) di antaranya ratusan kendaraan terpaksa putar balik di titik penyekatan Sidoarjo.

Kendaraan ditindak tegas karena tidak bisa menunjukkan syarat yang berlaku selama larangan mudik lebaran 6 - 17 Mei 2021.

Kabar selanjutnya sejumlah wisatawan padati Kebun Binatang Surabaya (KBS), sebagian pengujung mengaku berwisata karena tidak mudik lebaran.

Baca juga: Ada Larangan Mudik Lebaran 2021, Wali Kota Kediri Lakukan Silaturahmi Secara Virtual

Berikut rangkuman info mudik Surabaya selengkapnya.

Ratusan kendaraan diputar balik saat masuk Sidoarjo

Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta melakukan pengecekan pengamanan Lebaran Idul Fitri di Pos Pengamanan Ops Ketupat Semeru 2021 di Bundaran Taman Pinang, Sidoarjo, Jumat (14/5/2021).
Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta melakukan pengecekan pengamanan Lebaran Idul Fitri di Pos Pengamanan Ops Ketupat Semeru 2021 di Bundaran Taman Pinang, Sidoarjo, Jumat (14/5/2021). (surabaya.tribunnews.com/m taufik)

Penyekatan wilayah masih berlanjut. Di perbatasan Sidoarjo - Pasuruan, ada puluhan kendaraan yang diputar balik oleh petugas, Jumat (15/5/2021) sore.

Termasuk sepeda motor dan mobil, semua yang ketahuan mudik langsung diputar balik. "Dari sekirar 110 kendaraan yang kami periksa, ada 32 kendaraan yang diputar balik," kata Kasat Lantas Polresta Sidoarjo Kompol Whika Ardilestanto.

Rinciannya, ada 15 mobil dan 17 sepeda motor yang harus balik kanan itu. Tidak ada toleransi, mereka pun tidak dapat melanjutkan perjalanan mudiknya.

"Razia di pos-pos penyekatan akan terus kami lakukan sampai tanggal 17 Mei mendatang," lanjut mantan Kasat Lantas Polres Gresik tersebut.

Selain memeriksa kendaraan yang hendak mudik, sasaran razia di pos-pos penyekatan dan pos pengamanan lebaran adalah pelaksanaan protokol kesehatan.

Petugas membagikan masker dan memberi peringatan kepada warga atau pengendara yang tidak menjalankan protokol kesehatan dengan ketat. "Larangan mudik, penertiban prokes, dan sebagainya ini demi keselamatan kita bersama. Agar pandemi bisa segera teratasi," imbuh Whika.

Di Sidoarjo ada lima pos penyekatan dan empat pos pengamanan yang didirikan selama Mudik Lebaran Idul Fitri 2021. Rinciannya, pos penyekatan ada di Waru, exit tol Tambaksumur, exit tol Sidoarjo Kota, exit tol Tanggulangin, dan perbatasan Sidoarjo - Pasuruan di Gempol.

Sementara pos pengaman antara lain di Terminal Purabaya Bungurasih, Bundaran Taman Pinang, Stasiun Sidoarjo, dan pos pengamanan di Pasar Krian.

Tidak mudik, warga Surabaya padati KBS

Warga Kota Surabaya dan sekitarnya memanfaatkan libur lebaran dengan berkunjung ke Kebun Binatang Surabaya (KBS). Di antaranya terlihat di hari kedua lebaran, Jumat (14/5/2021). 
Warga Kota Surabaya dan sekitarnya memanfaatkan libur lebaran dengan berkunjung ke Kebun Binatang Surabaya (KBS). Di antaranya terlihat di hari kedua lebaran, Jumat (14/5/2021).  (surabaya.tribunnews.com/bobby constantine koloway)

Warga Kota Surabaya dan sekitarnya memanfaatkan libur lebaran dengan berkunjung ke Kebun Binatang Surabaya (KBS). Di antaranya terlihat di hari kedua lebaran, Jumat (14/5/2021). 

Misalnya Suyitno, warga Sidoarjo yang berkunjung ke KBS bersama istri dan kedua anaknya. Ia jauh-jauh berkunjung ke KBS sebagai cara memanfaatkan waktu liburan karena larangan mudik

"Saya sudah dua kali lebaran tak mudik. Tahun ini beruntung saya masih bisa mengajak liburan bersama keluarga ke KBS," kata Suyitno. 

"Tahun kemarin nggak kemana-mana karena lagi PSBB, banyak tempat liburan yang tutup. Agak bosan juga kalau cuma di rumah," lanjutnya. 

Ia bersama istrinya yang merupakan asal Trenggalek berharap pandemi bisa berakhir. Sehingga, ia berserta keluarganya bisa kembali mudik. 

"Harapannya semoga Covid-19 bisa selesai. Sehingga bisa normal kembali. Kami pun bisa mudik," katanya. 

Demikian juga dengan Suhartono. Warga Kenjeran Surabaya yang berlibur bersama anaknya yang masih berusia 2 tahun. 

"Sekalipun bukan libur Lebaran, kami juga biasanya berkunjung ke KBS. Apalagi sekarang nggak mudik, jadi yang enak buat liburan sekaligus murah ya di KBS," katanya. 

Di sisi lain, pengelola KBS tak memungkiri bahwa pengunjung pada musim ibu di lebaran tahun 2021 bukan hanya dari Surabaya. Namun, juga datang dari sekitar Kota Pahlawan. 

Misalnya, Sidoarjo dan Gresik. "Sebelum adanya penyekatan bahkan ada yang dari jauh. Untuk lebaran tahun ini, memang didominasi warga Surabaya," kata Humas KBS Agus Supangkat, Jumat (14/5/2021).

Perharinya, KBS membatasi jumlah pengunjung hanya untuk untuk 5.000 pengunjung saja. Sekali pun demikian, jumlah pengunjung di hari H Lebaran hanya sekitar 2.800 orang dan meningkat di hari kedua lebaran. 

"Hingga siang hari, jumlah pengunjung sekitar 2.500 orang. Mungkin hingga sore nanti, ada sekitar 3.000 pengunjung di hari kedua lebaran ini," katanya. 

Diperkirakan, jumlah pengunjung tertinggi jatuh pada Minggu (16/5/2021) mendatang. Lebaran kali ini menjadi yang kali pertama dibuka setelah KBS ditutup pada lebaran tahun lalu. 

Selain melihat binatang, pengunjung juga bisa menikmati berbagai wahana lain. Di antaranya, Wahana KidZoo, Aquarium, Animal Edutainment, Wisata Perahu, Tunggang Gajah , dan Tunggang Onta.

Selama libur Lebaran, KBS tetap buka mulai pukul 08.00-16.30 WIB. Harga tiket masuk pun tidak berubah, yakni Rp. 15.000/orang. 

Pembelian tiket dapat dilakukan melalui online. Ini dapat diakses di www.surabayazoo.co.id, maupun menggunakan kartu BRIZZI (e-ticketing).

Untuk menghindari kerumunan, KBS menyiapkan alternatif akses pintu masuk. Bagi pengunjung yang naik angkutan umum dan parkir kendaraan di TIJ Joyoboyo, bisa masuk melalui Pintu Selatan yang berdekatan dengan TIJ Joyoboyo. 

Saat tiba di dalam KBS, pengunjung wajib mengikuti protokol kesehatan. Mulai dari cek suhu badan. Apabila suhu di atas 37,5 derajat celcius bisa istirahat terlebih dahulu di ruang kesehatan yang tersedia. 

Kemudian, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau handsanitizer. Tak hanya di pintu masuk, pengunjung juga bisa mencuci tangan sesering mungkin. Wastafel sudah disiapkan dan tersebar di beberapa titik KBS

Untuk menunjang kesehatan dan keselamatan petugas maupun pengunjung, seluruh petugas pelayanan pengunjung dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri ( APD ). Seperti sarung tangan, masker, dan face shield.

Di dalam kawasan Kebun Binatang Surabaya pengunjung juga wajib menggunakan masker, menghindari kerumunan. Pengunjung tidak diperbolehkan menggelar tikar.

Petugas protokol kesehatan dari tim satgas covid KBS akan berkeliling. Mereka memantau, menghimbau, dan mengajak pengunjung untuk taat protokol kesehatan. (M. Taufik/Bobby/Pipit/Surya.co.id)

Simak berita lainnya seputar info mudik Surabaya lainnya

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved