Berita Tulungagung
Si Mbah, Armada Tua Andalan Pemadam Kebakaran Tulungagung Diusulkan Jadi Aset Pemkab
Satu dari tiga mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Tulungagung dalam kondisi rusak, sebab usia mobil pemadam kebakaran ini sudah tua.
Penulis: David Yohanes | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID, TULUNGAGUNG - Satu dari tiga mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Tulungagung dalam kondisi rusak.
Kerusakan ini disebabkan usia mobil pemadam kebakaran ini sudah terlalu tua.
Menurut Kasi Pengendalian Operasional Pemadam Kebakaran, Satpol PP Tulungagung, Bambang Pidekso, mobil pemadam kebakaran itu bantuan pusat di era Presiden Soeharto.
“Itu mobil pertama yang kita punya. Tahun 80-an kita punya itu,” terang Bambang.
Meski ada di Tulungagung, namun mobil pemadam kebakaran ini belum tercatat sebagai aset Pemkab Tulungagung.
Akibatnya Pemkab juga tidak bisa mengalokasikan dana perawatan untuk mobil ini.
Pemadam kebakaran juga harus pandai-pandai mencari terobosan setiap kali mobil ini rusak.
“Mobilnya sudah tua, jadi memang sering rusak. Seringkali kita akali agar tetap bisa beroperasi,” sambung Bambang.
Mobil pemadam pertama ini mendapat panggilan Si Mbah.
Meski sudah tua, namun tenaganya dikenal sangat kuat.
Karena itu Bambang mengusulkan agar mobil ini diremajakan (upgrade).
“Kami pernah melihat di daerah lain, mobil sejenis yang sudah diremajakan. Hasilnya sangat memuaskan, karena pada dasarnya mesinnya sangat kuat dan semprotannya sangat kencang,” ungkap Bambang.
Namun karena bukan aset Pemkab, maka mobil ini diusulkan lebih dulu sebagai aset Pemkab.
Jika sudah diakui sebagai aset Pemkab Tulungagung, maka Pemkab bisa mengalokasikan anggaran.
Untuk menguatkan armada, Seksi Pemadam Kebakaran juga mengusulkan penambahan satu armada baru.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/si-mbah-mobil-pemadam-kebakaran-pemkab-tulungagung.jpg)