Rabu, 22 April 2026

Berita Jember

Perbaikan Jalan Ambles di Kawasan Jompo Jember segera Rampung, Dewan Berharap Tak Macet Lagi

Kawasan Jompo di titik Jl Sultan Agung Jember terlihat semakin lebar seiring hampir rampungnya perbaikan jalan yang ambles pada 2 Maret 2020 lalu.

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Parmin
surya.co.id/sri wahyunik
Kondisi jalan kawasan Jompo Jember yang hampir rampung dari proses perbaikan, Jumat (7/5/2021). 

Surya.co.id | JEMBER - Kawasan Jompo di titik Jl Sultan Agung Jember terlihat semakin lebar. Hal ini seiring hampir rampungnya perbaikan jalan yang ambles pada 2 Maret 2020 lalu.

Meskipun akhir-akhir ini perbaikan jalan tersebut, kerap menimbulkan kemacetan di titik sepanjang sekitar 130 meter tersebut.

Sebab di jam-jam tertentu, arus lalu lintas di jalan poros itu memang padat. Sementara, jalur yang bisa dilewati masih jalur yang lama, atau jalur sisi utara.

Jalur yang sedang dalam proses perbaikan, belum bisa dilewati kendaraan.

Meskipun seng pembatas yang sebelumnya terpasang membelah jalan, kini sudah dicopot.

Pembatas antara aspal baru dan aspal di jalan lama hanya dipisahkan pembatas plastik berwarna kuning.

Hingga Jumat (7/5/2021), masih jalan lama yang bisa dipakai. Jalan sisi selatan yang masih diperbaiki, masih dalam proses penyelesaian setelah sebelumnya dilakukan kegiatan hamparan aspal.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur - Bali Achmad Subki mengatakan, jika hamparan aspal sudah dikerjakan, maka pekerjaan sudah mendekati selesai.

"Setelah hamparan aspal, nanti dilanjutkan pengerjaan markah jalan. Sudah tinggal sedikit selesai," ujar Subki saat dihubungi Surya, Jumat (7/5/2021).

Sementara itu, anggota Komisi C DPRD Jember Agus Khoironi, setelah memantau proyek tersebut, mengatakan,  perbaikan jalan itu memang sudah hampir rampung.

"Mungkin tanggal 8 Mei bisa dilewati, informasinya begitu. Namun nanti seluruh jalan akan diaspal.

Jadi yang sisi utara atau jalan yang lama, yang tidak ambles, juga akan diaspal," ujar Agus.

Karena ada selisih tinggi antara aspal baru, dan aspal jalan lama. Karenanya seluruh permukaan akan diratakan.

Jika jalan tersebut nanti rampung, Agus berharap, tidak ada lagi kemacetan arus lalu lintas di titik tersebut.

Jalan sepanjang hampir 100 meter ambles pada 2 Maret 2020.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved