Senin, 1 Juni 2026

Wajah Mulus Eva Sofiana Masih 'Kebul-kebul' Saat Dipadamkan, Perawat Malang Dibakar Pria Misterius

Wajah mulus perawat Eva Sofiana Wijayanti (35) menjadi hangus setelah dibakar pria tak dikenal dengan bensin. 

Tayang:
Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Musahadah
Kolase SURYA.co.id/Erwin Wicaksono
Perawat cantik dibakar hidup-hidup, Senin (3/5/2021). Korban berusia 35 tahun asal Desa Arjowilangun, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang. Foto kanan : TKP. 

SURYA.CO.ID, MALANG - Wajah mulus perawat Eva Sofiana Wijayanti (35) menjadi hangus setelah dibakar pria tak dikenal dengan bensin. 

Kejadian mengenaskan itu berlangsung di Klinik Bunga Husada Kalipare, Kabupaten Malang, tempat Eva Sofiana bekerja.   

Hingga kini belum diketahui pria yang tega membakar perawat berparas cantik itu. 

Saat kejadian diketahui Eva Sofiana tengah berada di ruang istirahat seorang diri. 

Dudik Dwi Jatmiko yang tinggal di sekitar klinik bercerita detik-detik ketika dirinya menolong Eva Sofiana Wijayanti yang sedang terbakar.

Baca juga: Sosok Eva Sofiana, Perawat yang Dibakar Hidup-hidup di Kalipare Malang, Anaknya Masih Kecil-kecil

Dudik lah yang menolong korban pertama kali sebelum dilarikan ke rumah sakit.

"Saya dari dapur mendengar teriakan aduh-aduh dari arah klinik. Kemudian semakin keras terdengar dari arah sini (menunjuk pintu keluar)," ucap Dudik ketika ditemui di depan klinik yang ditempati korban.

Saat itu, Dudik menerangkan korban sedang berada di ruang istirahat berteriak meminta tolong.

Ia melihat korban terbakar pada bagian bahu belakang. Sedangkan bagian wajah nyaris hangus.

"Saya berupaya padamkan api dari si korban. Saya tepuk-tepuk hingga padam. Daerah wajah kebul-kebul saat saya padamkan. Sepi saya sendirian saja. Beliau sebelum kejadian itu sedang istirahat katanya," ungkap Dudik.

Baca juga: Sosok Pelaku Pembakar Perawat di Malang Masih Diburu, Korban Alami Luka Bakar 60 Persen

Berikut ini fakta-fakta yang terungkap dari kejadian tersebut:  

1. Tak ada hal yang mencurigakan

Dudik bersaksi tidak ada hal-hal yang mencurigakan di klinik sebelum peristiwa pembakaran itu terjadi.

"Tidak ada keramaian-keramaian mencurigakan. Normal normal saja (sehari sebelum peristiwa)," tutupnya.

Sementara itu menurut Kapolsek Kalipare, AKP Soleh Mas'udi menjelaskan menjelaskan peristiwa nahas itu mulanya terjadi ketika korban tengah beristirahat di Klinik Bunga Husada. Korban diketahui sedang  masuk kerja shift pagi.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved