Jumat, 8 Mei 2026

Ramadan 2021

Doa Berbuka Puasa Ramadan Anjuran Ulama Lengkap Jadwal Magrib Surabaya Hari Ini

Berikut ini doa berbuka puasa Ramadan anjuran ulama lengkap jadwal Magrib Surabaya hari ini, Jumat (23/4/2021).

Tayang:
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Musahadah
TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
Ilustrasi - doa berbuka puasa yang benar menurut ulama 

Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Musahadah

SURYA.CO.ID - Berikut ini doa berbuka puasa Ramadan anjuran ulama, tulisan Arab dan artinya.

Selain itu jadwal Magrib Surabaya hari ini, Jumat 23 Maret 2021 atau 10 Ramadan 1442 H.

Dikutip dari bimasislam.kemenag.go.id waktu berbuka atau Magrib Surabaya dan sekitarnya jatuh pada pukul 17.28 WIB.

Dianjurkan bagi umat Islam membaca doa berbuka puasa, sebagai bentuk syukur telah selesai menyelesaikan ibadah puasa hingga waktu berbuka.

Baca juga: Berita Persebaya Populer Hari Ini: Kreativitas Andy Setiawan di Masa Liburan & Final, Ini Tarif GBT

Baca juga: Batas Cadangan Oksigen KRI Nanggala 402 dan Upaya Pencarian Sebelum Habis

Baca juga: Doa Setelah Shalat Tarawih atau Doa Kamilin Lengkap Doa Witir dalam Bahasa Arab dan Terjemahan

Sementara doa berbuka puasa yang dianjurkan ulama adalah berikut.

Di Indonesia, terdapat perbedaan bacaan doa berbuka puasa yaitu Allahumma laka shumtu ... dan Dzahabaz zhama'u...

Namun ternyata menurut penjelasan Ustadz Abdul Somad sebagaimana pendapat ulama Syaikh Ibn 'Utsaimin, keduanya boleh dipakai.

"Kedua-duanya boleh dipakai. Yang ngomong bukan Ustadz Somad, tapi Syaikh Ibn 'Utsaimin, ulama Saudi Arabia. Tapi status hadisnya? Hadist Dhaif tetap bisa dipakai, kalau cukup 5 syarat. Pertana Bukan masalah aqidah tauhid, kedua bukan masalah halal haram, ketiga tidak terkait riwayat pendusta, keempat masih bernaung di bawah hadist sahih, kelima untuk motivasi beramal," kata Ustadz Somad dalam ceramahnya yang diunggah di Facebook Tanya Jawab Ustadz Abdul Somad 19 Mei 2018.

Berikut dua doa buka berbuka puasa yang dimaksud selengkapnya:

Doa 1

اللهم لك صمت و بك أمنت و على رزقك أفطرت برحمتك يا ارحم الراحمين

Allahumma laka shumtu wabika amantu wa ‘ala rizqika afthartu birahmatika yaa arhamar rahimin

“Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dan kepada-Mu aku beriman, dengan rizqi-Mu aku berbuka, dengan rahmat-Mua, wahai Dzat yang Maha Penyayang

Doa 2

ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ

Dzahabaz zhama'u wabtallatil 'uruqu wa tsabatal ajru, insyaallah.

Artinya: "Telah hilang rasa haus, dan urat-urat telah basah serta pahala telah tetap, insya Allah."

Selain doa berbuka puasa, Puasa Ramadan wajib hukumnya membaca niat sebelum waktu fajar, sehingga dianjurkan membaca niat setelah Sholat Tarawih.

Niat Puasa Ramadan

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ الشَّهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu shouma ghodin ‘an adaa-i fardhisy syahri romadhoona hadzihis sanati lillaahi ta’aala

Artinya: “Aku niat puasa pada hari esok untuk melaksanakan kewajiban bulan Ramadan tahun ini karena Allah Ta’ala”

Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh

“Nawaitu shauma syahri ramadhaana kullihi lillaahi ta’aalaa”

Yang artinya: “Aku niat berpuasa selama satu bulan penuh di bulan Ramadhan tahun ini karena Allah Ta'ala."

Selain niat puasa, yang perlu diperhatikan saat menjalankan puasa adalah berhati-hati dari perkara yang bisa membatalkannya.

Berikut hal-hal yang bisa membatalkan puasa.

1. Masuknya sesuatu ke dalam lubang tubuh secara sengaja

Memasukkan sesuatu ke dalam lubang tubuh bisa membatalkan puasa.

Lubang yang dimaksud bukan hanya mulut, namun seluruh lubang di dalam tubuh.

2. Memasukkan benda ke dalam salah satu jalan

Maksudnya adalah kemaluan dan dubur. Jika benda yang masuk ke dalam salah satu lubang tersebut, akan membatalkan puasa. Memasukkan obat sekalipun.

3. Muntah secara disengaja

Muntah secara disengaja bisa membatalkan puasa. Jika tidak disengaja, maka puasa tetap sah, seperti dalam hadis berikut:

Rasulullah bersabda: "Barangsiapa dikalahkan oleh muntah maka tidak ada qadha' baginya. Barangsiapa muntah dengan sengaja, maka hendaknya ia meng-qadha'nya," (HR Abu Dawud, Turmudzi, Ibnu Majah, Baihaqi dan al-Hakim dari Abu Hurairah).

4. Berhubungan seks

Berhubungan badan pada siang hari bulan Ramadhan membatalkan puasa.

Hukum bagi umat muslim yang melakukan hubungan seks saat puasa Ramadhan yaitu wajib mengganti puasa dan denda.

Denda tersebut berupa memerdekakan hamba sahaya perempuan yang beriman. Jika tak mampu, maka diperbolehkan mengganti dengan puasa selama dua bulan secara berturut-turut.

Jika masih tak mampu, maka harus memberi makan kepada 60 orang miskin, masing-masing sebanyak satu mud atau sekitar sepertiga liter.

5. Keluar mani

Dalam konteks ini, keluar mani yang dimaksud adalah akibat dari persentuhan kulit, misal bersentuhan dengan lawan jenis dan onani.

Namun, apabila keluar mani karena ihtilam atau mimpi basah, maka status puasa tetap sah.

6. Haid atau menstruasi

Wanita haid atau mestruasi tidak boleh berpuasa, jika haid saat puasa maka puasa otomatis batal.

7. Nifas

Nifas adalah darah yang keluar setelah proses melahirkan.

8. Gila (junun)

Puasa dinyatakan tidak sah atau batal bagi orang gila.

9. Murtad

Murtad adalah keluar dari Islam.

Ikuti berita seputar doa berbuka puasa dan Ramadan 2021

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved