Ramadan 2021
Cara Bayar Zakat Fitrah dengan Beras, 3 Kilo atau 2,5 Kilo? Ini Penjelasan Ustadz Abdul Somad
Berikut cara bayar Zakat Fitrah dengan menggunakan beras. Yang benar 3 kg atau 2,5 kg? Simak penjelasan lengkap dari Ustadz Abdul Somad dalam video.
Penulis: Arum Puspita | Editor: Musahadah
Penulis: Arum | Editor: Musahadah
SURYA.CO.ID - Berikut cara bayar Zakat Fitrah dengan menggunakan beras. Yang benar 3 kg atau 2,5 kg?
Simak penjelasan lengkap dari Ustadz Abdul Somad dalam video yang disematkan di akhir artikel ini.
Sekedar info, zakat fitrah merupakan zakat diri yang wajib dilakukan setiap laki-laki dan perempuan muslim, sesuai dengan aturan.
Sebagaimana disebutkan dalam hadist Ibnu Umar ra:
"Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitrah satu sha' kurma atau satu sha' gandum atas umat muslim; baik hamba sahaya maupun merdeka, laki-laki maupun perempuan, kecil maupun besar. Beliau saw memerintahkannya dilaksanakan sebelum orang-orang keluar untuk shalat." (HR Bukhari Muslim).
Biasanya Zakat Fitrah dibayarkan pada akhir Ramadhan sebelum tiba shalat Idul Fitri.
Zakat Fitrah bertujuan untuk mensucikan harta yang dimiliki seseorang dari segala kotoran yang selama ini terkumpul saat bermuamalah dengan sesama manusia.
Selain itu, zakat fitrah juga dapat membersihkan (Fitrah) diri dan jiwa.
Bentuk Zakat Fitrah di Indonesia umumnya adalah beras.
Namun, ada pula yang membayar Zakat Fitrah menggunakan uang.
Bagaimana hukum membayar zakat dengan uang?
Ustadz Abdul Somad menjelaskan bahwa ada perbedaan pendapat terkait hal tersebut.
"Madzhab Hanafi, boleh. Tapi Madzhab Maliki, Syafi'i, dan Hambali harus makanan pokok," jelasnya.
Lebih lanjut, Ustadz Abdul Somad mengatakan, zakat makanan pokok di berbagai belahan dunia berbeda.