Profil Pratu Lukius, Pengkhianat TNI yang Membelot ke KKB Papua, Usia 24 Tahun dan Jadi Buronan

Simak Profil Pratu Lukius, pengkhiatan TNI AD yang membelot ke KKB Papua, tanggapan serius dari Jenderal Andika Perkasa.

Penulis: Abdullah Faqih | Editor: Iksan Fauzi
Kolase foto Surya.co.id
Pratu Lukius dan Ilustrasi KKB Papua 

Sampai berita ini ditulis, masih belum diketahui secara pasti motivasi atau landasan apa yang membuat Pratu Lukius membelot.

Meski begitu, Jenderal Andika Perkasa menyebut hal seperti ini bukan jadi yang pertama.

Ia menegaskan bahwa prajurit yang lari atau meninggalkan dinas dan tidak kembali cukup sering. 

Motivasi mereka pun bermacam-macam.

Mulai dari masalah utang piutang hingga masalah susila.

Jenderal Andika Perkasa
Jenderal Andika Perkasa (Youtube TNI AD)

Tidak hanya itu, pada pelaku tersebut juga berasal dari etnis dan daerah yang berbeda-beda.

Untuk itu ia menegaskan kasus tersebut tidak ada kaitannya dengan prajurit TNI AD asal daerah tertentu.

"Jadi kami tidak akan langsung mengambil kesimpulan bahwa ini ada hubungannya dengan putra daerah sama sekali tidak. Tapi itu selalu kita ingatkan, yang jelas tidak ada yang tidak kami proses secara hukum. Mereka yang melakukan tindak pidana yang harus mempertanggungjawabkan," kata Andika.

Konsekuensi Tindakan Pratu Lukius

Membelotknya Pratu Lukius ke KKB Papua ternyata tak hanya berimbas pada prajurit yang bersangkutan. 

Jajaran pimpinan juga menerima imbas membelotnya Pratu Lukius ke KKB Papua

Bahkan, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa memberikan sorotan khusus dari peran komandan baik di tingkat pleton hingga batalyon dalam kasus ini.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi dan mencegah kasus prajurit TNI AD yang membelot ke Organisasi Papua Merdeka (OPM) tidak terulang kembali.

Andika mengatakan jajarannya selalu mengingatkan kepada komandan satuan sampai ke tingkat bawah untuk membina prajurit dengan baik.

"Inilah yang kami lakukan. Jadi tidak hanya melihat individu yang melakukan tindak pidana Tetapi bagaimana leadership atau kepemimpinan di atas atasnya. Kalau bagi seorang prajurit satu, gimana komandan peletonnya yang pangkatnya letnan itu, gimana komandan Kompinya apa yang sudah dilakukan sampai dengan komandan batalyon," kata Andika saat konferensi pers di Markas Pomdam Jaya Jakarta pada Selasa (20/4/2021).

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved