Ramadan 2021
Bolehkah Makan Sahur Setelah Imsak? Begini Penjelasan MUI dan Keistimewaan Sahur
Pertanyaan 'Bolehkah makan sahur setelah Imsak?' tak sedikit diajukan oleh warganet. Begini jawaban MUI dan keistimewaan puasa.
Penulis: Arum Puspita | Editor: Adrianus Adhi
SURYA.CO.ID - Pertanyaan 'Bolehkah makan sahur setelah Imsak?' tak sedikit diajukan oleh warganet.
Untuk menjawab pertanyaan tersebut, Majelis Ulama Indonesia ( MUI) memberikan penjelasan secara rinci.
Melansir dari Kompas 'Makan Sahur Setelah Imsak, Batalkah Puasanya? Ini Penjelasan MUI'
Wakil Ketua Umum MUI, Anwar Abbas menjelaskan, umat Islam mulai tidak boleh makan adalah ketika waktu shalat sudah masuk.
"Oleh karena itu supaya puasa kita tidak rusak kita harus berhati-hati."
Baca juga: Jadwal Imsakiyah Surabaya dan Sidoarjo Hari ini 19 April 2021: Ini Keistimewaan Sahur dan Niat Puasa
Baca juga: Amalan-amalan Sunah Saat Sahur Menurut Rasulullah SAW, Beserta Doa Sahur dan Niat Puasa Ramadan 2021
"Sebaiknya 5-10 menit sebelum waktu shalat Subuh tiba kita sudah selesai dengan persoalan makan dan minum," kata Anwar.
Dia menjelaskan imsak artinya menahan, yaitu menahan diri dari hal-hal yang dilarang oleh agama ketika berpuasa.
Di antaranya, makan dan minum.
Bentuk kehati-hatian
Lebih, lanjut, waktu Imsak biasanya ditetapkan 10 menit sebelum azan Subuh.
Itu merupakan bentuk kehati-hatian.
"Jadi waktu imsak artinya waktu di mana kita mulai menahan diri untuk tidak makan dan minum," imbuhnya.
Dia menjelaskan jika ada yang masih makan saat imsak tidak apa-apa, namun jangan sampai lewat hingga Subuh.
"Iya. Di masa imsak boleh (makan) tapi hati-hati jangan kebablasan sehingga waktu Subuh sudah masuk."
"Oleh karena itu adanya teriakan-teriakan imsak melalui loudspeaker atau sirine supaya kita sudah bersiap-siap untuk berpuasa karena beberapa menit lagi waktu Subuh sudah akan tiba," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/ilustrasi-bolehkah-makan-sahur-setelah-imsak-begini-penjelasan-mui.jpg)