Breaking News:

KKB Papua

Keberingasan KKB Papua Dikecam Tokoh Adat Yanto Eluay, Dianggap Mencoreng Wajah Masyarakat Papua

Keberingasan KKB Papua baru-baru ini mendapat kecaman dari tokoh adat Papua, Yanto Eluay. Disebut mencoreng wajah masyarakat Papua

istimewa/tribunnews
Tokoh Adat Yanto Eluay yang mengecam keberingasan KKB Papua 

Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Adrianus Adhi

SURYA.co.id - Keberingasan KKB Papua baru-baru ini mendapat kecaman dari tokoh adat Papua, Yanto Eluay.

Yanto dengan tegas menyebut aksi keji Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Puncak, telah mencoreng wajah masyarakat adat Papua.

Seperti diketahui, KKB Papua melakukan serangkai kekejaman terhadap masyarakat dengan membunuh dua guru, seorang tukang ojek, seorang siswa SMA di Kabupaten Puncak, Papua.

Mengenal OPM yang Kini Terpecah Belah Jadi 3 Sayap dan Bersaing. Salah satunya KKB Papua yang Sering Bikin Onar
Mengenal OPM yang Kini Terpecah Belah Jadi 3 Sayap dan Bersaing. Salah satunya KKB Papua yang Sering Bikin Onar (Youtube via Tribun Manado)

Baca juga: Jubir OPM Klaim Banyak Mantan Prajurit TNI yang Gabung KKB Papua Sebelum Lukius, ini Sosok Mereka

Baca juga: Kekejian KKB Papua Lewati Batas Kemanusiaan, Anak-anak Diperkosa, Pdt Jupinus: Kampung Kami Hitam

Yanto mengatakan kekejaman yang dilakukan KKB Papua tersebut melanggar norma adat dan mencoreng wajah adat.

“Menyikapi beberapa peristiwa yang terjadi saat ini di Kabupaten Puncak, kami sangat menyesalinya.

Kami masyarakat Papua adalah masyarakat adat sehingga apa yang dilakukan oleh pelaku dalam hal ini KKB Papua merupakan pelanggaran terhadap adat," kata Yanto dalam keterang saat ditemui di kediamannya, Sentani, Jumat (16/4/2021).

Seperti dilansir dari Tribunnews dalam artikel 'Yanto Eluay: Ulah KKB Mencoreng Wajah Masyarakat Adat Papua'

Yanto Eluay menegaskan, kepada para KKB Papua yang melakukan gangguan keamanan di Kabupaten Puncak untuk segera menghentikan aksi yang tidak berperikemanusiaan tersebut.

“Kami minta untuk KKB Papua segera hentikan segala perbuatan yang telah mengakibatkan jatuhnya korban dan hilangnya nyawa tak berdosa.

Halaman
1234
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved